Bupati Malinau Tegaskan Petugas Pemotong Hewan Kurban Wajib Tes Rapid Antigen

GPRIORRITY, MALINAU – Jelang hari raya Idul Adha, Bupati Malinau Wempi W Mawa tegaskan petugas pemotong hewan kurban wajib melakukan test rapid antigen.

Menurut dia, petugas pemotong hewan kurban harus steril dari Covid-19.

Lantaran, daging kurban yang disembelih akan didistribusikan ke masyarakat.

“Beberapa hari ke depan, umat Islam khususnya di Malinau akan melaksanakan hari raya kurban. Saat ini kasus Covid-19 meningkat. Pasti masyarakat akan berbondong-bondong ke lokasi pemotongan untuk mendapatkan pembagian daging.  Maka petugas wajib lakukan rapid tes antigen,” kata Wempi Minggu (18/7/2021).

Wempi mengaku sudah berkomunikasi dengan Wakil Bupati Malinau, Jakaria agar segera mengatur pelaksanaan pemotongan hewan kurban.

Dia juga meminta camat dan kepala desa untuk turut membantu.

“Setidaknya disosialisasikan sebelum hari raya, petugas yang memotong hewan kurban sudah menjalani rapid test antigen dan pengecekan kesehatan. Sekiranya dalam pelaksanaannya betul-betul tidak ada klaster baru,” ucapnya.

Dia khawatir apabila tidak diedukasi dan diberikan pelayanan kesehatan kepada petugas pemotong hewan kurban, maka akan menambah klaster baru.

“Di lapangan nanti, diharapkan tidak ada kerumunan. Jadi, panitia harus membungkusnya dan didistribusikan langsung ke rumah warga yang berhak mendapatkannya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Wempi menuturkan petugas yang membawa dan mendistribusikan daging kurban ke masyarakat harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Saat bagikan daging kurban wajib pakai APD. Kita ingin melindungi masyarakat. Jadi semua petugas harus dapat menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya. (FBI)

Related posts