Cerita Rifaldy Prayoga Lulus Seleksi Hingga jadi Paskibraka Nasional 2021 Perwakilan Sumut

Salah satu calon Paskibraka nasional 2021, Rifaldy Prayoga perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara berkesempatan mengibarkan bendera merah putih di Istana Negara, 17 Agustus Mendatang.

Rifaldy terpilih menjadi Pasukan delapan, yang merupakan paskibra yang berjumlah 8 orang dan dibagi menjadi 2 sesi pengibaran bendera pusaka untuk pagi saat penaikan bendera dan sore hari saat penurunan bendera.

Rifaldy merupakan siswa kelas X SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA), Medan. Dilansir dari web YPSA Online, Rifaldy menceritakan perjalannya dari mulai seleksi paskibraka Kota Medan, Provinsi Sumut, hingga terpilih menjadi Paskibraka Nasional 2021.

Rifaldy menuturkan bahwa ia mengikuti seleksi tahap awal Kota Medan pada tanggal 23 Maret 2021, yaitu mengikuti tes akademik dan tes baris berbaris. Kemudian keesokan harinya Rifaldy mengikuti seleksi tahap kedua yaitu tes Jasmani.

“Alhamdulillah saya peringkat pertama dala tes lari sebanyak 7 putaran. Selain lari tes jasmani lainnya seperti Push-up dan sit-up”, tuturnya.

Kemudian tes selanjutnya yaitu tes bakat. Dalam tes bakat ini Rifaldy mengaku mengeluarkan kemampuan bernyanyi dan mengajinya.

Setelah itu Ia memasuki tes tahap akhir yakni tes wawancara. Rifaldy memasuki ruangan yang didalamnya sudah ada TNI Polri dan jajaran lainnya. Disana Ia ditanya beberapa pertanyaan seperti nama dan asal sekolah.

“Disinilah suasana hati saya tegang namun saya selalu berdoa kepada Allah SWT. Akhirnya saya terpilih sebagai paskibra terbaik peringkat satu se-kota Medan dari 160 siswa yang mengikutinya”.

Setelah terpilih menjadi paskibra terbaik di Kota Medan, perjuangan Rifaldy tak berhenti disitu saja.

Pada tgl 27 – 29 Mei Ia kembali mengikuti seleksi paskibraka, kali ini seleksi tingkat Provinsi, dan dikarantina selama 2 hari 2 malam. Disana Rifaldy dan peserta lain melakukan tes swab antigen dan mengikuti protokol kesehatan.

Rifaldy mengaku tahapan di Sumut hampir sama dengan diMedan, dan Ia pun terpilih menerima medali penyematan pembukaan seleksi Provinsi.

“Selanjutnya kami melaksanakan tes wawancara yang sangat melelahkan. Tes selanjutnya mengikuti tes akademik dan tes baris berbaris. Pada tahap kedua mengikuti tes Jasmani. Alhamdulillah saat tes lari melebihi 7 putaran. Selain lari tes jasmani lainnya seperti Push-up dan sit-up. Selain itu tubuh kami diperiksa sedetail mungkin”, tambahnya.

Setelah itu saat dirinya sedang membersihkan kamar, no urut Rifaldy yaitu 006 dipanggil untuk segera memasuki lapangan. Disana sudah ada juga 6 orang siswa lainnya dari berbagai daerah.

Usai dari lapangan, mereka memasuki aula untuk acara penutupan. Sebelum kelapangan Rifaldy dipanggil kembali untuk tes akhir dihadapan Sekretaris Dispora Sumut, Danton Kaveleri, Angkatan Udara Lanud Suwondo, dan Polri.

Saat itu dirinya sendiri diminta maju 2 langkah ke depan dan yang lain balik kanan. Kemudian bertanya kembali nama, asal sekolah, nama Gubernur Sumut, Walikota Medan, dan lain-lain.

Kemudian Danton Kaveleri mengumumkan di tengah-tengah penutupan.

“Saya akan mengumumkan penerimaan seleksi Paskibraka tingkat Sumatra Utara untuk berangkat ke Jakarta. no peserta 006 atas nama Rivaldi Prayoga, asal sekolah dari SMA Shafiyyatul Amaliyyah berangkat ke Jakarta untuk menjadi Paskibra tingkat Nasional,” kata Rifaldy seraya mempraktikkan ucapan Danton Kaveleri.

Saat itu juga Rifaldy mengucapakan rasa syukurnya kepada Allah SWT.

“Alhamdulillah cita-cita saya dari kecil tercapai juga, Oleh karena itu saya dapat menatap mata kedua orang tua saya atas raihan yang saya dapat,” tutur Rifaldy dengan mata berkaca-kaca.

Selain Rifaldy ada satu lagi paskibra perwakilan dari Sumatera Utara, yaitu Ardelia Muthia Zahwa dari SMA Harapan Medan. (dwi, foto: ypsa)

Related posts