Daftar Layanan Transportasi Publik Terjangkau dari Kemenhub, Perkuat Konektivitas

Jakarta, GPriority.co.id – Melalui program subsidi perintis dan kewajiban pelayanan publik/public service obligation (PSO) angkutan kelas ekonomi, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) hadirkan layanan transportasi publik, dengan tarif terjangkau.

Pada tahun 2023, total alokasi anggaran subsidi perintis dan PSO di semua moda transportasi, sebesar Rp. 9,1 Triliun. Sedangkan pada tahun 2024, total alokasi anggaran subsidi perintis dan PSO di semua moda sebesar Rp. 12,2 Triliun.

Berdasarkan penuturan dari Adita Irawati, Jubir Kemenhub, dengan kebijakan program tersebut, masyarakat dapat membayar tarif transportasi publik dengan lebih terjangkau.

“Karena sebagian biaya operasional dari operator transportasi telah dibayarkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Adita mengatakan, program subsidi perintis dan kewajiban pelayanan publik ini bertujuan untuk membuka keterisolasian wilayah, dan memperlancar pergerakan penumpang maupun barang atau logistik.

“Selain memperkuat konektivitas, manfaat lainnya yaitu untuk meningkatkan taraf hidup dan daya beli masyarakat, menjaga kestabilan ekonomi dan mengurangi disparitas harga barang/logistik antar wilayah,” ungkapnya.

Faktanya, masih banyak daerah di Indonesia yang membutuhkan dukungan layanan transportasi publik dengan harga terjangkau.

Berikut ini daftar layanan transportasi publik terjangkau dalam program subsidi perintis/PSO :

1. Sektor darat : Subsidi keperintisan angkutan jalan di 332 trayek, subsidi perintis angkutan barang di 6 lintasan, subsidi angkutan antar moda kawasan pariwisata di 11 wilayah dan 34 trayek, subsidi angkutan perkotaan/Buy The Service (BTS) di 11 kota, subsidi penyeberangan perintis di 274 lintasan, dan long distance ferry di 2 lintasan.

2. Sektor laut : Subsidi kapal perintis di 116 trayek, subsidi penyelenggaraan kapal barang tol laut di 39 trayek, subsidi kapal ternak di 6 trayek, subsidi kapal rede di 16 trayek, serta PSO kapal kelas ekonomi di 26 trayek.

3. Sektor udara : Subsidi angkutan udara perintis penumpang di 220 rute, subsidi angkutan udara perintis kargo di 41 rute, dan subsidi BBM kargo sebanyak 1.323 drum.

4. Sektor perkeretaapian : Subsidi layanan kereta api perintis di 5 wilayah yaitu di Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Aceh, serta PSO kereta kelas ekonomi untuk perjalanan KA Jarak Jauh, KA Jarak Sedang, KA Lebaran, KA Jarak Dekat, KRD, KRL Jabodetabek, dan KRL Yogyakarta.

Foto : Shutterstock