Disdukcapil DKI: Jumlah Pendatang ke Jakarta Pasca Lebaran 2024 Menurun dari Tahun Sebelumnya

Jakarta, GPriority.co.id – Kepala Dinas Dukcapil DKI Budi Awaludin, mengungkap fakta mengenai penurunan pendatang ke Jakarta, pasca lebaran 2024. Di tahun ini, tercatat hanya 7.243 pendatang baru di Jakarta, usai Hari Raya Idulfitri 1445 H. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Seperti dilaporkan oleh Budi, pada tahun 2020 ada sebanyak 24.043 pendatang. Lalu 2021 sebanyak 20.046 orang, tahun 2022 sebanyak 27.478 orang dan 2023 sebanyak 25.918 orang.

Lebih lanjut Budi mengatakan, penurunan angka pendatang ini terjadi salah satunya karena pembangunan nasional yang dinilai sudah merata.

“Jumlah pendatang ke Jakarta pasca Lebaran 2024 hanya berjumlah 7.243 orang, tentu ini hal yang positif. Selain juga sudah ada pemerataan pembangunan di kota-kota satelit (seperti) Bodetabek,” ujar Budi seperti dikutip RRI, Kamis (16/5).

Selain itu, faktor lain lantaran pemerataan lapangan kerja. Bahkan saat ini sudah banyak pilihan lapangan kerja di seluruh Indonesia.

Berdasarkan jumlah pendatang, dilihat dari jenjang pendidikannya, ada 84,12 persen yang berpendidikan dibawah SLTA (SMA). Sisanya, sebanyak 15,88 persen berpendidikan lebih tinggi dari SLTA.

Kemudian, sebanyak 3.538 pendatang merupakan laki-laki dan 3.705 orang adalah perempuan.

Budi mengatakan, pendatang tersebut paling banyak berasal dari Kota Bekasi, yaitu sebanyak 366 orang. Selain itu, ada 274 orang dari Bogor, 257 orang dari Depok, 245 orang dari Kota Tangerang dan 186 orang dari Kabupaten Bekasi.

Adapun kabupaten atau kota tujuan kedatangan yang paling banyak diminati, yakni Jakarta Barat sebanyak 565 orang, Jakarta Selatan (526).

Sementara, di Jakarta Timur (507), Jakarta Pusat (260), Jakarta Utara (189) dan Kepulauan Seribu sebanyak 17 orang. Bahkan angka penurunan pendatang ini sudah diprediksi oleh Disdukcapil DKI sebelumnya.

Foto : Ilustrasi / Freepik