Gelar Uji Coba Bus Listrik, Transjakarta Gratiskan Tarif Selama 3 Bulan

Jakarta-GPriority, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar uji coba bus listrik jurusan Balai Kota-Blok M, Senin (6/7/2020).

Uji coba akan berlangsung selama 3 bulan. Pada masa tersebut, penumpang tidak akan dikenakan biaya, tetapi wajib membawa kartu elektronik seperti e-money atau jakcard. “Tujuannya untuk melakukan Tap pada saat masuk dan keluar bus,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT. Transportasi Jakarta Nadia Diposanjaya.

Nadia juga menjelaskan untuk fase Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi ini para penumpang yang naik akan dibatasi. Untuk bus berukuran besar hanya diperbolehkan mengangkut 25 penumpang, sedangkan yang medium hanya 11 penumpang. “ Protokol kesehatan ini kami lakukan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19,” jelas Nadia.

Untuk jam operasionalnya, Nadia menjelaskan, bus listrik jurusan Balai Kota-Blok M beroperasi setiap hari pada pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. “ Bus sendiri akan berhenti pada halte-halte non BRT,” ucap Nadia.

Hadirnya bus listrik ini menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam siaran persnya, pada Minggu (5/7/2020) merupakan bukti bahwa Pemerintah Provinsi DKI Serius menjalankan program green city.

” Bus listrik merupakan bus yang ramah lingkungan, karena tidak ada polusi dan tidak berisik. Bus ini juga memiliki baterai yang tahan lama dan biaya perawatannya lebih murah,” jelas Anies.

Anies berharap, kehadiran Bus Listrik Transjakarta bisa membuat warga Jakarta mau memilih menggunakan kendaraan umum dibandingkan bermotor. Sehingga Jakarta bisa bebas polusi dengan segera.# (Haris)

Related posts