Harmonisasi dan sinergi Diskominfo se-Indonesia

Jakarta,Gpriority-Kamis hingga jum’at (5-6 September) Kementerian Komunikasi dan Informatikasi dalam hal ini Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan (LAIP) Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Komunikasi dan Informatika di Aston Denpasar, Bali.

Rakornas yang mengambil  tema “Harmonisasi dan Sinergitas Penyelenggaraan Urusan Kominfo Pemerintahan Pusat dan Daerah Secara Elektronik” merupakan  ajang pertemuan seluruh Kepala Dinas Kominfo se-Indonesia dengan jajaran pimpinan Kementerian Kominfo, serta Kementerian/Lembaga yang tergabung dalam Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektonik (SPBE).

“Rakor ini merupakan bentuk jalinan kerja sama yang sistematis dengan seluruh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kominfo. Diharapkan terjalin keharmonisan dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan urusan Kominfo, sekaligus mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik,” jelas Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan dalam sambutan Pembukaan Rakornis, Kamis (05/09/2019).

Semuel juga mengatakan, Rakornas digelar demi terwujudnya harmonisasi dan sinergitas penyelenggaraan urusan Kominfo dan SPBE pusat dan daerah. Saat ini 97% Pemerintah Daerah (Pemda) telah membentuk Dinas Kominfo, namun ada kesenjangan pelaksanaan tugas dan fungsi akibat perbedaan penafsiran atas UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Perpres No. 95/2018 tentang SPBE, serta Perpres No. 39/2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI). Rakornas Bidang Kominfo ini merupakan upaya penyamaan persepsi agar tidak terjadi disharmonisasi implementasi SPBE dan SDI di seluruh Indonesia. “Targetnya, akan terwujud pemahaman dan komitmen bersama pelaksanaan e-government secara nasional yang dapat dijadikan dasar kebijakan dalam penyusunan kebijakan nasional,” jelas Kepala Subdit. Layanan Aplikasi Informatika Kemaritiman, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan Ditjen Aptika; Sedi Priagusman saat membacakan laporannya.

Kementerian Kominfo juga mendorong percepatan implementasi SPBE dan SDI seluruh Indonesia, dengan memfasilitasi pertemuan Asosiasi Kepala Diskominfo Provinsi serta Forum Kepala Diskominfo Kabupaten/Kota, yang diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan SPBE dan SDI melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat dan daerah. “Saya terima kasih atas terbentuknya Asosiasi Diskominfo tingkat Provinsi dan Forum Komunikasi tingkat Kabupaten/Kota. Ini bagus sekali, karena ada komunikasi yang cepat,” jelas Dirjen Aptika.

Usai pembukaan, Rakornas dilanjutkan dengan Diskusi Panel yang dibagi ke dalam beberapa sesi sesuai tema, yang diisi oleh jajaran pimpinan dari berbagai Kementerian/Lembaga terkait seperti BAPPENAS, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN-RB, hingga BPK yang akan membahas seputar skema investasi dan penyelenggaraan SPBE yang efektif dan efisien, serta penerapan Reformasi Birokrasi berbasis elektronik.

Pimpinan tiap satuan kerja Kementerian Kominfo juga turut ambil bagian memaparkan program kerja dan targetnya masing-masing, seperti Kepala Balitbang SDM Kominfo yang memaparkan tentang Digital Talent Scholarship, Dirut BAKTI dengan paparan Kebijakan dan Strategi Jaringan Pita Lebar di Daerah 3T, hingga kebijakan dan strategi government cloud computing oleh Direktur LAIP Ditjen Aptika.

Tak hanya itu, secara paralel para peserta juga diberi Bimbingan Teknis pemanfaatan layanan aplikasi informatika pemerintahan yang akan berlaku secara nasional, di antaranya aplikasi mail.go.id, siMaya, PNSBox, MANTRA, siCantik Cloud, nama domain, serta Pendaftaran Sistem Elektronik. “Hal ini sejalan dengan visi SDM Unggul Indonesia Maju, demi meningkatkan kapasitas dan kompetensi pimpinan dan personil Dinas Kominfo,” tutup Semuel.(Hs)

 

Related posts