Hasan Nasbi Mundur Dari Jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI

Hasan Nasbi Mundur Dari Jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI Hasan Nasbi Mundur Dari Jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI

Jakarta, GPriority.co.id – Sosok Hasan Nasbi yang sempat viral usai ditanya terkait kasus teror kepala babi di kantor Tempo, kini resmi mundur dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI.

Hasan Nasbi dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden dan telah mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet, pada Senin (21/4) lalu.

Seperti dikutip dari sebuah video yang diunggah Total Politik, Hasan menegaskan jika keputusannya diambil dengan pertimbangan matang dan bukan karena dorongan emosional semata. Ia merasa sudah saatnya ‘menepi’ dan memberi ruang bagi sosok yang lebih baik untuk melanjutkan tugas tersebut.

Dalam kesempatan itu, Hasan turut menyampaikan ungkapan terima kasih kepada presiden atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga meminta maaf jika kinerjanya belum memenuhi harapan Presiden Prabowo.

Kendati demikian, Hasan menyatakan kesiapannya membantu proses transisi kepemimpinan Kantor Komunikasi Presiden setelah tidak lagi aktif sejak 21 April lalu.

Sebagai informasi, sebelumnya kabar pengunduran dirinya sempat dibantah oleh Hasan. Saat itu dirinya mengaku masih bekerja dan bahkan baru menandatangani surat tugas kepada tim Kantor Komunikasi Presiden yang akan belajar ke kantor komunikasi Perdana Menteri Australia.

Namun, kini Hasan menegaskan jika keputusannya mundur dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan  RI sebagai jalan terbaik demi komunikasi pemerintah yang lebih baik pada masa yang akan datang.

Banjir Kritik Usai Beri Tanggapan Teror Kepala Babi

Sebelumnya pada bulan Maret lalu, Hasan Nasbi memberikan tanggapan terkait teror kepala babi yang dikirim ke kantor Tempo. Hal ini dinilai sebagai ancaman terhadap kebebasan pers.

Alih-alih memberikan pernyataan yang tegas, Hasan justru menjawab dengan ‘Sudah dimasak saja’ saat dimintai keterangan oleh wartawan.

Sejak saat itu, video wawancara tersebut pun mendapat sorotan dari masyarakat. Banyak yang menyayangkan respon tersebut. Namun, Hasan sempat berdalih bahwa pernyataan tersebut sebagai bentuk respon yang santai dan menyatakan ‘tidak takut’ akan teror yang terjadi.

Sayangnya, banyak masyarakat yang berbeda pendapat dan mengatakan jika pihak pemerintah seperti tak serius dalam memberantas teror yang terjadi.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. ANTARA