Indonesia Fokus Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan

Jakarta,Gpriority-Dalam acara United Nation Residents Coordinator’s Visioning and Strategic Prioritization Meeting, di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (10/9), Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs), Indonesia akan fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, memperkuat konektivitas dan sektor maritim, meningkatkan nilai tambah ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor, memperkuat modal manusia yang berkualitas dengan mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses ke layanan dasartermasuk pendidikan berkualitas di semua tingkatan, mengarusutamakan Pembangunan Rendah Karbonuntuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, mendorong reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang lebih akuntabel dan transparan dengan menerapkan teknologi informasi, serta memastikan pendanaan yang memadai melalui skema pembiayaan yang inovatif.

Pencapaian TPB/SDGs juga diselaraskan dengan Visi Indonesia 2045untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.  Pada 2015, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia tercatat di angka USD 3.377 atau mencapai peringkat 16 dunia. Dalam Visi Indonesia 2045, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan mampu mencapai terbesar kelima dunia, dengan PDB per kapita sebesar USD 23.199. Target tersebut dapat tercapai jika Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan rerata 5,4 persen per tahun.

“Minggu lalu, untuk kedua kalinya, saya memenuhi undangan Pemerintah Rusiauntuk menjelaskan bagaimana ekonomi Indonesia tumbuh stabil di atas lima persen, sementara Rusia sekarang berjuang untuk tumbuh di atas nol persen atau hampir tidak ada pertumbuhan. Rusia menganggap Indonesia sebagai pesaing dalam konteks pertumbuhan ekonomidan mereka syokkarena pertumbuhan ekonomi merekadibawah kita. Atas dasar ini dan banyak faktor pendukung lainnya, saya optimistis Indonesia dapat meraih target PDB terbesar kelima pada 2045 sesuai Visi Indonesia 2045,” jelas Menteri Bambang.

Indonesia berkomitmen untuk mengintegrasikan 17 Tujuan TPB/SDGs ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“RPJMN 2020-2024 menjadi acuan pembangunan komprehensif yang membuat tujuan TPB/SDGs saling terkait sehingga pencapaian satu tujuan akan mendukung tercapainya tujuan yang lain. Di antara 17 Tujuan tersebut, Indonesia sangat memprioritaskan Tujuan 10 yakni, berkurangnya Kesenjangan, dengan tujuan akhir untuk memberantas kemiskinan dan mengurangi ketimpangan, serta menyediakan pelayanan dasar bagi masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, akses air bersih dan sanitasi, serta kebutuhan dasar lainnya,” tutup Menteri Bambang.(Hs)

 

Related posts