Jubir Satgas Covid-19: Vaksin Covid-19 Mengandung Magnet itu Berita Hoax

Jakarta,Gpriority-Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video berdurasi pendek mengenai vaksin Covid-19 yang mengandung magnet.Dalam video tersebut nampak terlihat seseorang meletakkan koin di di lengan bekas vaksin Covid-19. Koin tersebut terlihat menempel dan seolah menjadi bukti pembenaran dari narasi tersebut bahwa vaksin Covid-19 memiliki mikro chip magnetis.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan (Jubir Satgas) Covid-19, Wiku Adisasmito dalam siaran persnya pada Minggu (30/5/2021) mengatakan agar masyarakat  tidak termakan berita hoax yang disebarkan oleh media soial tersebut.

“ Saya meminta kepada masyarakat yang menyebarkan informasi tersebut untuk segera menghapusnya sebelum cyber crime melakukan tindakan, dikarenakan telah melakukan penyebaran berita bohong yang dapat menghambat upaya pemerintah pusat dalam menangani Pandemi Covid-19,” tegas Wiku.

Wiku juga meminta kepada masyarakat agar tetap mengakses berita-berita Covid-19 yang sifatnya bersumber dari yang sumbernya kredibel.

Terkait dengan uang yang menempel, Wiku menjelaskan sumbernya dari keringat yang keluar.” Perlu diketahui bahwa Vaksin COVID-19 tidak mengandung magnet. Koin bisa saja menempel di kulit karena adanya keringat yang diproduksi secara alami oleh kulit manusia dan gaya gesek lainnya. Sehingga menimbulkan gaya magnet,” terangnya.

Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki Hadinegoro membenarkan bahwa berita  yang mengatakan bahwa vaksin Covid-19 mengandung magnet adalah hoax.

“ Tidak benar jika vaksin di dalamnya mengandung magnet, karena lubang jarum suntik itu sangat kecil sehingga tidak ada partikelir magnetik yang bisa melewati,” tutup Sri Rezeki.(Hs)

  

Related posts