Jakarta, GPriority.co.id – Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (25/12). Peristiwa ini menelan korban termasuk pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martín, bersama tiga anaknya.
Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh Valencia CF melalui pernyataan resmi klub yang diunggah di akun media sosial @valenciacf. Klub asal Spanyol itu menyatakan rasa kehilangan mendalam atas tragedi yang menimpa salah satu staf kepelatihannya.
“Valencia CF sangat berduka atas wafatnya Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, serta tiga anaknya dalam sebuah kecelakaan kapal yang tragis di Indonesia, sebagaimana telah dikonfirmasi oleh otoritas setempat,” tulis Valencia CF dalam pernyataannya dikutip, Senin (29/12).
Tak hanya itu, manajemen klub berjuluk Los Che tersebut juga menyampaikan solidaritas dan dukungan moril kepada keluarga korban serta seluruh unsur klub yang terdampak.
“Pada saat yang sangat sulit ini, kami ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kami kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF, Valencia CF Femenino, dan Akademi VCF,” lanjut pernyataan tersebut.
Berdasarkan data otoritas setempat, kapal pinisi KM Putri Sakinah mengangkut total 11 orang. Penumpang terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martín, empat kru kapal, serta satu pemandu wisata. Insiden bermula saat kapal mengalami mati mesin di tengah laut, sebelum akhirnya diterjang gelombang tinggi di sekitar perairan Pulau Padar.
Kepala KSOP Kelas III, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor utama kecelakaan tersebut. Gelombang tinggi muncul secara tiba-tiba dan membuat kapal tak dapat dikendalikan.
“Ketinggian gelombang di lokasi kejadian merupakan swell atau gelombang tinggi yang datang mendadak, mencapai 2 hingga 3 meter, dan terjadi dalam periode singkat sekitar setengah hingga satu jam,” ujar Stephanus.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap Fernando Martín dan tiga anaknya, yakni Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martines Ortuno Enriquejavier. Sementara itu, Ortuno Andrea, istri Fernando Martín, serta satu anak lainnya, Mar Martinez Ortuno, dilaporkan selamat dari kejadian tersebut.
