Kemenparekraf Kembangkan Startup Lokal melalui BEKUP

Jakarta-Gpriority, Dalam rangka mendukung pertumbuhan startup digital di Indonesia guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) pada hari Selasa (7/7/2020) kembali meluncurkan program Baparekraf for Starup (BEKUP).

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak, melalui program BEKUP ini, Kemenparekraf/Baparekraf berharap perekonomian Indonesia terutama di sektor pariwisata bisa kembali bangkit di tengah Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Untuk tahun ini Kemenparekraf/Baparekraf menargetkan lebih dari 500 Startup yang berpartisipasi dalam BEKUP 2020. ke-500 Startup tersebut menurut Josua akan diseleksi hingga mencapai 40. Ke-40 Startup terbaik akan masuk ke tahap inkubasi dan akan menerima mentoring intensif selama satu bulan dari para mentor high profile di Industri Startup digital Indonesia. Setelah itu, Kemenparekraf/Baparekraf akan mengeliminasi ke-20 Startup. Dan 20 Startup yang tersisa akan mengikuti periode bootcamp selama tiga hari. Dan kembali mengikuti seleksi hingga tersisa 8 Startup terbaik.

Presiden Coworking Indonesia Faye Alund menyambut baik BEKUP yang digelar Kemenparekraf/Baparekraf. Menurut Faye Alund, program ini bisa menjadi wadah bagi para Startup untuk berkarya dan mengembangkan inovasi secara kompetitif yang menjawab kebutuhan perekonomian di tanah air.(Haris)

Related posts