Konsul Haji KJRI Jeddah:Warga Indonesia Diizinkan Umrah


Jakarta,Gpriority-Kabar gembira datang dari KJRI Jeddah, seperti dikatakan oleh Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali dalam laman resmi Kemenag, Kamis (27/8/2021), jemaah umrah Arab Saudi dipersilahkan kembali,menyusul pernyataan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa 20 negara termasuk Indonesia yang dilarang ke Arab Saudi, kini kembali diizinkan dikarenakan kasus Covid-19 di 20 negara tersebut sudah semakin menurun.

Kebijakan baru Arab Saudi ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia yang sejak tahun 2020 merindukan datang ke tanah suci. “ Alhamdulillah bersama dengan Uni Emirat Arab ,Lebanon, Mesir, India, Argentina, Jerman,Amerika Serikat,Irlandia,Italia, Pakistan,Brasil,Portugal,Inggris,Turki,Afrika Selatan,Swedia,Swiss,Prancis dan Jepang, kita telah diizinkan kembali pergi ke tanah suci. Namun untuk bulan apanya, kami masih mengkonsultasikannya,” jelas Endang Jumali.

Meski telah diizinkan masuk ke Arab Saudi, bukan berarti jamaah umroh bisa seenaknya datang langsung ke sana, menurut Endang Jumali ada persyaratan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi yang wajib dipatuhi oleh jamaah. Yang pertama, harus melakukan transit di luar negara yang telah disebutkan tadi dan wajib melakukan karantina selama 14 hari di negara tersebut. Kedua, harus berusia 18 tahun ke atas, ketiga, harus sudah divaksin. Mengenai vaksin sendiri, hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi hanya mengakui 4 saja yakni AstraZeneca,Pfizer,Moderna dan Johnson & Johnson.

Lantas bagaimana dengan yang sudah divaksin Sinovac? Wakil Ketua MUI Anwar Abbas mengatakan bisa, tetapi setibanya di negara transit harus melakukan vaksinasi kembali dengan 4 jenis vaksin yang sudah ditetapkan.(Hs.Foto.Istimewa)

 

Related posts