Layanan Darurat Sumenep Call 112

Dalam rangka memudahkan laporan masyarakat yang bersifat darurat, Pemerintah Daerah Sumenep, Jawa Timur menerapkan layanan call center 112.

Call center tersebut dapat dilakukan saat terjadi peristiwa kedaruratan, diantaranya layanan ambulance gawat darurat, penanganan kebakaran, penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas, penanganan kejadian tindak kriminal seperti pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, penanganan kejadian terorisme dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga.

“Setelah diluncurkan Selasa (17/08/2021) kemarin, saya menginginkan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat Call Center 112 bisa berjalan dengan baik, karena layanan kedaruratan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi saat mengunjungi pusat operator Call Center 112 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Rabu (18/08/2021).

Bupati Achmad mengaku selama dua hari terakhir masyarakat sudah ada yang memanfaatkan layanan darurat tersebut, meskipun laporannya tidak bersifat kedaruratan.

“Yang jelas masyarakat sudah tahu ada nomor layanan darurat untuk melaporkan kedaruratan di daerahnya yang membutuhkan penanganan pihak terkait,” ujarnya.

Maka dari itu, Bupati berpesan kepada OPD dan Camat untuk meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Rumah Sakit, Kepolisian, Kodim 0827 Sumenep, Pemadam Kebakaran dan lainnya, harapannya setiap ada laporan kedaruratan bida dintidaklanjuti dengan cepat.

Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya pun akan memastikan setiap ada laporan kedaruratan dari masyarakat dikoordinasikan secepatnya dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan selanjutnya.

“Kami pasti menindaklanjuti laporan kadaruratan dengan pihak terkait supaya segera ada tindakan di lokasi kejadian,” tutupnya. (dwi.foto.dok.@kominfosumenep)

Related posts