Lindungi Diri,Jaga Privasi di Internet

Makassar,Gpriority-Makassar yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan kembali menjadi tuan rumah secara virtual Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo pada 15 November 2021.

Untuk kali ini tema yang diangkat adalah yaitu “Lindungi Diri, Jaga Privasi di Internet”.

Acara yang dipandu oleh Richard Lioe selaku moderator diikuti oleh 669 peserta serta menghadirkan empat narasumber yang akan mengisi sesi webinar pada siang hari ini, di antaranya Upi Asmardhana selaku Duta Literasi Digital; Sakinah Sulaiman selaku Influencer dan Konten Kreator; Syamsul Asri selaku Advokat/ASRI Law Firm; dan Zulkarnaim Masyhur selaku Fasilitator Gapura Digital by Google.

Narasumber pertama, yaitu Upi Asmardhana, membawakan tema “Informasi Digital, Identitas Digital, Jejak Digital dalam Media Sosial”. Ia menuturkan, “Sekali Anda mengunggah sesuatu ataupun informasi personal, maka itu tidak bisa dihapus. Itulah yang dinamakan jejak digital. Apa yang kita lakukan di digital akan terekam, terdeteksi, dan dikonsumsi hingga akhir hayat”. Dengan demikian, jejak digital perlu dikelola secara baik dan diperlukan literasi digital untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, Sakinah Sulaiman membawakan tema “Jangan Asal Klik di Internet”. Sakinah menyebutkan beberapa risiko yang ditimbulkan akibat asal dalam mengklik situs di internet, diantaranya yaitu dapat terjadi penyadapan, penipuan, peretasan, ataupun membuat koneksi internet melemah. Selanjutnya, ia memberikan contoh jebakan yang disebarkan melalui pesan singkat, dimana pesan tersebut memiliki ciri-ciri seperti dibagikan secara simultan via obrolan, mengatasnamakan pemerintah atau instansi tertentu, mengiming-imingi hadiah ratusan juta dan diberi kode, serta manipulasi situs untuk meyakinkan target.

Untuk pemateri ketiga, tema yang dibawakan adalah “Mengenal Lebih Jauh Tentang UU ITE Terkait Perlindungan Data Pribadi” oleh Syamsul Asri. Syamsul memaparkan materi terkait RUU perlindungan data pribadi yang terdiri atas pasal 28 G ayat 1 UUD 1945. Kemudian, ia juga menjelaskan mengenai data pribadi menurut UU administrasi kependudukan 24/2013 yang terdiri atas keterangan tentang cacat fisik atau mental, sidik jari, iris mata, tanda tangan, dan elemen data lainnya yang merupakan aib seseorang.

Adapun pemateri terakhir adalah Zulkarnaim Masyhur dengan tema “Jangan Asal Setuju, Ketahui Dulu Ketentuan Privasi dan Keamanannya”. Zul membuka sesi terakhir pada webinar siang hari ini dengan membawakan materi terkait jenis-jenis data yang terbagi atas tiga, yaitu data sukarela, data observasi, dan simpulan data. “Di Indonesia, data pribadi belum dianggap hal penting oleh masyarakat luas. Ini menjadi masalah ketika layanan digital sudah mengepung hampir semua sendi lapisan hidup masyarakat”, ucap Zul.

Setelah sesi pemaparan selesai, moderator membuka sesi tanya jawab yang kemudian disambut hangat oleh para peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para narasumber. Sebanyak 10 pertanyaan yang terpilih akan mendapatkan uang elektronik sebesar Rp 100.000. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Adapun, salah satu peserta, Rudi, bertanya mengenai cara menjaga jejak digital agar aman dan tidak salah melangkah. Menurut Upi, teman-teman dapat memulai dengan mengunggah sesuatu yang positif, dimana unggahan tersebut harus memiliki suatu makna yang baik untuk masyarakat.

Menurut Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(Hs.Foto.Dyandra Promosindo)

Related posts