Masih Buruknya Akses ke Lokasi Wisata Kaltara, Kadispar: Persoalan Klasik

Tanah Kuning, GPriority.co.id – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Utara (Kaltara) menyebut buruknya akses (jalan) menuju lokasi wisata merupakan persoalan klasik. Menurut Njau, hal ini perlu disikapi mengingat, pontensi Kaltara yang luar biasa diperlukan akses yang memadai.

“Memang satu persoalan yang besar bagi pengembangan destinasi di Kaltara. Memang Kaltara cukup luas alam dan budaya luar biasa, tapi ada persoalan klasik yakni akses yang cukup sulit,” kata Njau kepada GPriority disela-sela Rakor Pariwisata di Tanah Kuning, Jumat (6/7).

Dia mencontohkan salah satunya akses jalan menuju destinasi wisata Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan. Kata dia, akses jalan yang buruk menjadi penghambat pengembangan potensi wisata di kawasan tersebut.

Untuk itu, dia mendorong pembangunan jalan ke kawasan Tanah Kuning dapat rampung tahun ini.

“Kita lihat realitanya Tanah Kuning ini dekat daerah kota dan pantai. Tetapi, sudah ada upaya dan kebijakan pemerintah mulai PU provinsi maupun pusat akan membangun jalan ini di tahun ini, kita harap dengan adanya jalan khusus di tanah kuning akan lebih baik kedepan. Yang sebelumnya jalan dua jam mungkin kedepan bisa jalan 1 jam,” tuturnya.

Disamping itu, Njau menyebut persoalan akses ke wisata menjadi tanggung jawab semua pihak. Dia berharap, sinergitas antar OPD ini mampu membangkitkan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat lebih baik lagi.

“Ini tentu menjadi tanggung jawab semua pihak. Jadi, misalnya dari akses di dinas PU kemudian, ada dinas perhubungan, kemudian ada dinas ekonomi dan pertanian, jadi itu harus punya fungsi sesuai visi kita. Bahwa sinergi membangun pariwisata supaya dia berdaya dan masyarakat bisa menikmati hasilnya,” ucapnya memungkasi.

Foto: Dimas A Putra/GPriority