Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Perindustrian, Agung Gumilang Kartasasmita mengatakan, melalui kegiatan IDEA EXPO Incubator Development and Enterpreneurship Advancement Expo 2024, BSDMI telah menunjukkan bahwa pembangunan SDM untuk mendukung pertumbuhan industri tidak hanya dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan tetapi juga dapat dilakukan melalui program inkubator bisnis.
Pembangunan sumber daya manusia melalui inkubator bisnis tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia industri yang kompeten dan siap kerja tetapi juga melahirkan wirausaha – wirausaha baru dalam industri, yang pada gilirannya mampu menciptakan nilai tambah atau value added creation dan lapangan kerja bagi masyarakat atau job creation . Inin merupakan hal yang sangat fundamental untuk pertumbuhan industri dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Secara khusus menteri Agung menyampaikan, value added creation Tahun 2023, Indonesia mencatat nilai MVA (Manufacturing Value Added) sebesar 255 miliar dolar amerika.
“Saya kira tahun 2024 angkanya nanti tercatat lebih tinggi dan MVA Indonesia berada pada posisi ke 12 terbesar atau tertinggi di dunia dan yang pasti tertinggi di Asean dengan gap dari ranking keduanya cukup jauh,” jelas Menteri dalam sambutan menutup IDEA EXPO 2024, Jumat (20/12) di Kementerian Perindustrian
MVA menjadi salah satu cara untuk menilai seberapa baik pertumbuhan industri manufaktur yang ada di setiap negara.
Mengenal Value Added
Perlu diketahui, dikutip dari beberapa sumber terpercaya, bahwa suatu produk akan lebih berharga apabila memiliki nilai tambah di dalamnya. Bahkan dapat menjadi lebih menarik dibanding produk dari kompetitor sejenis. Dalam dunia ekonomi dan pemasaran, nilai tambah produk ini lebih dikenal dengan istilah value added.
Value added bisa membawa bisnis pada peluang pasar yang lebih besar dan peningkatan pelanggan yang lebih loyal. Namun tentunya, penerapannya harus tepat pada target dan sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan pelanggan.
jadi secara umum, value added adalah nilai ekonomi yang ditambahkan ke suatu produk atau jasa yang ditawarkan pada konsumen. Penambahan nilai ini penting untuk membuat produk atau jasa terlihat lebih berkualitas dan unggul sehingga perusahaan bisa meningkatkan harga jualnya.
Foto : Istimewa
