Mirip Hari Kartini, 7 Negara Ini Juga Punya Hari Khusus untuk Pejuang Wanita

Ilustrasi International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret/Foto : Dok. Freepik Ilustrasi International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret/Foto : Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Setiap tanggal 21 April, Indonesia merayakan Hari Kartini. Selain memperingati kelahiran R.A. Kartini, seorang tokoh yang memperjuangkan hak perempuan terutama dalam hal pendidikan, peringatan ini juga memiliki beragam makna.

Diantaranya seperti simbol perjuangan emansipasi perempuan, pentingnya pendidikan bagi perempuan, serta menghargai peran perempuan dalam masyarakat. Selain itu, Hari Kartini juga bermakna bahwa perjuangan perempuan belum usai dan setiap generasi mempunyai peran untuk melanjutkannya.

Di negara dunia, secara global dirayakan International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret. Peringatan ini memiliki fokus luas bukan hanya soal perjuangan hak perempuan, namun juga soal kesetaraan gender dan penghargaan terhadap kontribusi perempuan di berbagai bidang.

Selain itu, ada juga 7 negara yang mempunyai hari khusus untuk pejuang wanita.

1. Amerika Serikat – Women’s History Month atau Bulan Sejarah Perempuan

Selama bulan Maret, tokoh-tokoh perempuan berpengaruh dalam sejarah Amerika dirayakan dan dipelajari. Awalnya, peringatan ini dimulai sebagai “Women’s History Week” pada tahun 1978 di California, lalu berkembang menjadi satu bulan penuh dan secara resmi diakui secara nasional pada 1987.

Selama bulan ini, berbagai kegiatan yang digelar meliputi edukasi di sekolah tentang tokoh-tokoh perempuan penting. Ada juga pameran, seminar, dan diskusi publik serta kampanye penghargaan terhadap pencapaian perempuan di berbagai bidang.

Tujuan perayaan ini berfokus untuk mengoreksi sejarah yang sering kurang menyoroti peran perempuan, menginspirasi generasi baru lewat kisah tokoh perempuan, hingga mendorong kesetaraan gender di masa kini.

2. India

Sebenarnya di India tidak ada hari khusus seperti Hari Kartini, namun tokoh seperti Rani Lakshmibai sering diperingati sebagai simbol perjuangan perempuan, terutama dalam pendidikan dan budaya. Rani Lakshmibai sendiri merupakan ratu yang melawan penjajahan Inggris.

3. Filipina – National Women’s Month

Mirip dengan AS, sepanjang bulan Maret diisi kegiatan untuk menghormati perempuan Filipina, termasuk pahlawan nasional wanita.

4. Turki

Selain merayakan Hari Perempuan Internasional, tokoh seperti Halide Edib Adivar dikenang sebagai pejuang perempuan dalam sejarah modern Turki.

5. Prancis

Meski tidak ada “Hari Kartini”, tetapi Prancis banyak memperingati penghormatan terhadap tokoh perempuan seperti Joan of Arc, yang bahkan punya hari peringatan sendiri dalam sejarah nasional. Bahkan hari peringatannya mirip dengan Hari Kartini karena berfokus pada satu tokoh perempuan dan dijadikan simbol nasional untuk melambangkan keberanian dan patriotisme. Jika Kartini pejuang di bidang pendidikan & sosial, Joan of Arc lebih dikenal sebagai pejuang militer.

6. Argentina – Hari Eva Perón

Hari Eva Perón (Evita) diperingati pada tanggal wafatnya (26 Juli).
Ia dikenal memperjuangkan hak perempuan dan kaum miskin di Argentina. Mirip Kartini, Eva juga memperjuangkan hak perempuan dan sosial.

7. Thailand – Hari Ratu

Hari ulang tahun Ratu Sirikit juga dirayakan sebagai Hari Ibu Nasional. Peringatannya mirip Hari Kartini karena selain menghormati satu figur perempuan penting, juga diangkat sebagai simbol peran perempuan dalm masyarakat. Namun peringatannya lebih bersifat penghormatan terhadap figur kerajaan, bukan gerakan emansipasi.