Pemkot Cilegon Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Jumputan Padat

Cilegon,Gpriority- Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan penghargaan kepada Kota Cilegon, Provinsi Banten kategori Dimensi Smart Environment, di ICE BSD Tangerang, Selasa (14/12/21).

Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian mengatakan bahwa salah satu inovasi yang mengantarkan Kota Cilegon mendapatkan penghargaan adalah pengelolan sampah, dengan mengubahnya menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) untuk confiring untuk campuran batubara, Pembangkit Listrik Tenaga uap (PLTU)

Walkot menuturkan inovasi tersebut baru berjalan selama sembilan bulan dan merupakan hasil kerja sama dari Pemkot Cilegon dengan PT. Indonesia Power.

“Ide kreatif yang kita timbulkan ini karena memang selama ini pengelolaan sampah di Kota Cilegon belum dikelola secara baik, jadi sampah hanya ditumpuk. Oleh karena itu saya menginisiasi untuk bekertemu langsung dengan seluruh direksi dari PT. Indonesia Power,” katanya saat ditemui usai menerima penghargaan.

Walkot Cilegon berkomitmen bahwa proyek tersebut harus direalisasikan sebelum September 2022, dengan mendirikan pabrik pengelolaannya yang lebih besar.

“Ini kemungkinan besar menjadi satu unggulan, konon katanya menurut mereka-mereka ini bahwa ini (BBJP) adalah satu-satunya produk di Indonesia seperti ini, baru ada di Kota Cilegon,” tuturnya.

Adapun untuk tahapan pembuatannya, Ia menjelaskan ada beberapa tahap yaitu penurunan sampah, pemilihan dan penimbangan, mencampurkan larutan antibiotivator yang merupakan larutan yang terdiri dari berbagai macam bakteri yang dilarutkan bersama air.

“Kemudian semacam dikurung atau dipeyem selama kurang lebih 3 hari dengan karung, setelah tiga hari baru dibuka kembali diangin-angin kurang lebih dibiarkan selama 3 hari. Setelah itu kurang lebih selama 6-7 hari baru dijemur supaya kering, dan kemudian proses pencacahan selam dua kali hingga halus,” jelasnya.

“Jadi tujuan dari membuat ini adalah untuk mengurangi tipping fee, tipping fee merupakan suatu biaya yang memang perlu dibayarkan untuk pengembangan energi berbasiskan sampah,” tandasnya. (Dw.foto.dok.pribadi)

Related posts