Pengobatan Ala Rasulullah Wajib Dicoba

Terapi bekam adalah salah satu pengobatan alternatif kuno yang masih banyak digemari hingga saat ini dan juga merupakan jenis pengobatan yang disarankan oleh Nabi Muhammad SAW.

Banyak manfaat yang dirasakan setelah terapi bekam, dipercaya dapat membantu mengurangi rasa sakit, peradangan, melancarkan aliran darah, dan sebagai relaksasi. Manfaat lain seperti mengatasi masalah kelelahan, alat detoksifikasi dan antikolesterol jahat, mengatasi demam dan menghilangkan penyakit sihir.

Dengan pengobatan bekam juga dapat membantu menyembuhkan beragam penyakit diantaranya gangguan pada buah zakar, wasir, rematik, depresi, asma, alergi, infeksi paru-paru, permasalahan hati, dan diabetes.

Menurut Ustadz Yusuf yang memiliki pengobatan bekam daerah Tanjung Priuk, Jakarta Utara mengatakan bahwa ada beberapa syarat yang harus dilakukan sebelum melakukan terapi, diantaranya yaitu :

1. Sebelum berbekam, pasien disarankan beristirahat selama setengah jam.
2. Berbekam sebaiknya jangan dilakukan sehabis beraktivitas berat.
3. Pasien istirahat selama 15 menit setelah berbekam.
4. Disarankan mandi dengan air hangat seusai berbekam.
5. Biasakan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sebelum berbekam.
6. Dari sisi waktu, menurut ilmuwan kedokteran Ibu Sina, berbekam yang terbaik adalah jam 1-2 sore. Sebab, di saat itu, pembuluh darah sedang mengembang.
7. Berdasarkan hadis Rasulullah, berbekam dalam keadaan perut kosong adalah obat. Sebaliknya, menjadi penyakit jika dilakukan dalam keadaan perut penuh.
8. Berdasarkan hadis Rasulullah, siapa yang berbekam tanggal 17,19, atau 21 (penanggalan bulan), dia akan sembuh dari setiap penyakit.
9. Pengulangan bekam tercepat berkisar dua pekan, tapi sebaiknya dilakukan sebulan sekali.

Meskipun pengobatan bekam banyak sekali manfaatnya namun, bagi orang dengan kondisi dan penyakit tertentu dianjurkan untuk tidak melakukan terapi bekam, seperti ibu hamil, anak-anak di bawah 4 tahun, wanita yang sedang menstruasi, orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, penderita penyakit pembekuan darah, seperti hemofilia atau ITP, riwayat masalah pada kulit, termasuk eksim dan psoriasis, serta epilepsi.

Untuk biaya bekam, menurut Ustadz Yusuf variatif, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000. “Namun kami sendiri dalam menjalankan pengobatan ini tidak memasang tarif tertentu, kami dibayar sesuai kesanggupan pasien. Karena target kami adalah mengembalikan keyakinan umat terhadap pengobatan Rasulullah yaitu Hijamah (Bekam),” tutupnya. (Dw.foto.dok.Pri)

Related posts