Peringati Hari Bumi, Pemprov DKI Padamkan Lampu Ibu Kota pada Malam Minggu

Pengumuman pemadaman lampu di Jakarta pada Malam Minggu/Foto Instagram Pemprov DKI

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memadamkan lampu selama 60 menit di lima wilayah Ibu Kota pada Sabtu (25/4).

Pemadaman yang berlangsung pukul 20.30 hingga 21.30 WIB ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi.

“Bersama Pemprov DKI Jakarta, kita lakukan pengurangan emisi karbon di Jakarta dengan memastikan lampudan listrik yang tidak diperlukan selama 1 jam,” tulis Pemprov DKI dalam akum instagramnya, dikutip Kamis (23/4).

Pemprov DKI menambahkan, pemadaman lampu akan dilakukan di seluruh gedung atau kantor pemerintah, kecuali rumah sakit, puskesmas, klinik, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya.

Selain itu, pemadaman juga berlaku di sejumlah gedung swasta, kawasan komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, dan apartemen.

Sejumlah ikon kota Jakarta turut serta dalam aksi ini, seperti Monumen Nasional, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pemuda, Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta Balai Kota.

Berikut sejumlah jalan protokol dan arteri yang akan terdampak pemadaman lampu:

Jakarta Pusat:

Jl. Sudirman (Dukuh Atas–Gedung Sampoerna Strategic), Jl. MH Thamrin, kawasan Medan Merdeka (termasuk depan Istana Presiden), Jl. Gerbang Pemuda–Jl. Asia Afrika, halaman Kantor Balai Kota, dan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Jakarta Utara:

Jl. Yos Sudarso, Jl. Perintis Kemerdekaan, serta kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Jakarta Timur:

Jl. Dr. Sumarno, Jl. Perintis Kemerdekaan, dan kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur.Jakarta Barat:Jl. Daan Mogot, Jl. Kembangan Raya (depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat), serta kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Jakarta Selatan:

Jl. Prapanca Raya, Jl. Gerbang Pemuda–Jl. Asia Afrika, Jl. Sudirman (Gedung Sampoerna Strategic–Patung Pemuda), Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, dan Jl. Rasuna Said.

Sebagai informasi, gerakan pemadaman lampu serentak ini telah dilakukan sejak 2025. Hasilnya, tercatat penghematan konsumsi listrik sebesar 439,76 MWh, penghematan ekonomi mencapai Rp636.655.763, serta penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 365,53 ton CO₂.