Punya Sejarah Panjang, Gereja Zebaoth Pernah Jadi Tempat Persinggahan Prajurit Indonesia

Penulis : Aflaha Rizal Bahtiar │ Editor : Dimas A Putra │ Foto : GP Sari

Jakarta, GPriority.co.id – Bila kamu berkunjung ke Bogor, kamu akan menemukan sebuah bangunan yang usianya cukup tua namun masih tetap berdiri, ya namanya gereja Zebaoth. Sebuah tempat ibadah bagi umat kristen yang ada di wilayah Kota Bogor.

Memiliki gaya arsitektur Eropa, gereja ini sudah berusia 103 tahun yang awalnya berdiri pada tahun 1920. Pada masanya, gereja ini didirikan oleh seorang pendeta dari Belanda, dan sudah lama berada di lingkungan istana pada saat Belanda masih ada di Indonesia.

Dalam keterangan dari Pengurus Gereja Zebaoth Mona Shera Magda, yang ditemui oleh Gpriority, peletakan batu di gereja tersebut dilakukan oleh Jenderal Gubernur Hindia Belanda, yang bernama JP Graaf van Limburg Stirum.

“Gereja ini berada di tengah-tengah Kota Bogor. Di jaman Belanda, tempat ini menjadi tempat persinggahan tentara Indonesia di jaman perang,” ungkapnya kepada Gpriority, Jumat (15/9).

Ia mengatakan, gereja bagi umat di Indonesia juga memiliki tempat tersendiri, yang sekarang sudah berubah menjadi Kantor Pos. Dan gereja Zebaoth merupakan gereja tempatnya orang Belanda, yang dahulu bernama Koningin Wilhelmina Kerk.

Menjadi Cagar Alam Nasional

Arsitek gereja Zebaoth ini, Mona mengatakan bahwa Blue Print nya ada di Belanda. Tapi ia mengatakan, untuk arsitektur ini bisa ditemukan di perpustakaan nasional.

“Jadi tidak dipegang lagi. Tapi kalau di perpustakaan nasional ada, karena gereja ini termasuk cagar alam nasional,” ungkap Pengurus Gereja tersebut.

Luas bangunan yang dimiliki gereja ini sekitar 870 meter persegi. Dan untuk luas lahannya, memiliki angka sebesar 5.200 meter persegi.

Selain itu, pada masanya, gereja ini hanya memiliki satu bangunan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan kemajuan zaman, gereja Zebaoth memiliki beberapa penambahan bangunan.

“Ada gereja utama, gedung pertemuan satu ada di sebelah kanan kalau masuk. Kemudian di belakang, di sebelah kiri ada pertemuan dua punya 2 lantai,” ungkapnya.

“Begitu juga satu bangunan rumah pendeta yang bertugas di situ, dan juga sekolah PAUD. Untuk PAUD kami belum lama dibangun, baru berdiri sekitar 3-5 tahunan ini” ujarnya.

Masih Dengan Ornamen Asli, Dan Ada yang Sudah Diganti

Mengenai ornamen yang ada di bangunan gereja Zebaoth, Mona Shera mengatakan, ada beberapa ornamen yang sudah diganti dan ada yang masih asli. Hanya saja, ada rencana untuk mengembalikan gereja yang sebenarnya.

“Tapi kami masih diskusi untuk mengembalikan gereja Zebaoth ke awalnya. Jadi kami sedang merencanakan,” ungkapnya.

“Sekarang kami gantinya pakai keramik. Sebenarnya itu nggak boleh. Makanya kami akan ganti ke awalnya yang bukan keramik. Mungkin karena susah dibersihin, jadi pakai keramik waktu itu,” lanjut Mona Sera.

Tentunya ini menjadi PR tersendiri, mulai dari masalah pendanaan sampai berdiskusi dengan pemerintah dan istana.

“Dan itu juga bagian dari istana, dan lagi berusaha mencari blue print nya sehingga gereja Zebaoth bisa dikembalikan ke awal,” tanggapnya.

Punya Terowongan

Ada bagian hal menarik dari gereja Zebaoth ini, salah satunya ada terowongan yang terletak di bawah mimbar. Pengurus Gereja Zebaoth mengatakan, ada sejarah bahwa terowongan itu dijadikan tempat lintasan menuju gereja tersebut.

“Kemungkinan itu ada kalau dilihat dari buku sejarah. Karena pada saat itu gereja menjadi tempat beribadahnya orang-orang penting Belanda pada masa itu. Karena nggak mau dilihat orang lain, mereka bisa lewat situ,” ujarnya.

Punya Ikatan dengan Pemerintah Bogor

Ia mengatakan, gereja Zebaoth juga memiliki ikatan yang kuat dengan Pemerintah Bogor setempat. Ketika ada masalah, Pemerintah Bogor juga turun tangan dan tidak membiarkan gereja tersebut berjalan sendiri.

“Karena kami termasuk dalam komunitas lintas umat beragama. Jadi tetap ada bantuan dari Pemerintah Kota Bogor, walau bukan dari dana. Misal ada acara di Balaikota atau Istana, kami sering diundang, ibu pendeta jugaa diundang,” ungkapnya.

“Saya rasa keterlibatan ini sudah merupakan tanda Pemerintah mendukung keberadaan gereja Zebaoth,” tutupnya.