Raih Smart City Kategori Dimensi Branding, Bupati Padang Pariaman: Siap Terus Berinovasi

BSD,gpriority-Dalam acara anugerah Smart City 2021 yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) di ICE BSD, Selasa,14 Desember 2021 ada beberapa daerah yang meraih penghargaan, salah satunya Kabupaten Padang Pariaman.

Padang Pariaman mendapatkan penghargaan dalam kategori Dimensi Branding. Penghargaan sendiri diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G.Plate kepada Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, SE.MM.

Ditemui usai acara, Suhatri Bur mengatakan  bahwa Padang Pariaman merupakan salah satu kabupaten/kota yang terpilih sebagai 100 pilot project se-Indonesia. “Alhamdulillah sudah dapat penghargaan 2 kali. Namun untuk tahun ini, Padang Pariaman meraihnya dalam kategori Dimensi Branding,” ucap Suhatri Bur.

Sebelum dimulainya penghargaan, Suhatri Bur dalam siaran persnya beberapa waktu yang lalu mengatakan , “Pada tahun 2019 kita telah melaksanakan program quickwin dari masterplan smart city yaitu SIPAKEM (Sistem pencatatan administrasi kelahiran dan kematian) pada OPD Disdukcapil dan Dinas Kesehatan. Inovasi ini juga diadopsi dan ditiru oleh beberapa kabupaten/kota di Sumatera Barat, dan malahan Program SIPAKEM dijadikan Kementerian Kesehatan sebagai Program Nasional untuk digunakan oleh Kabupaten/Kota Se-Indonesia. Pada tahun 2020 dunia dan negara dilanda Pandemi Covid-19, sehingga beberapa program pada masterplan smart city tidak bisa dilaksanakan. Untuk itu, kami bersama Dewan Smart City telah melakukan revisi dan perubahan terhadap program pada masterplan smart city Padang Pariaman sesuai dengan kondisi daerah dan kebutuhan dalam menghadapi Pandemi Covid-19,“ jelasnya.

Ditambahkan, Pemkab Padang Pariaman juga telah mengeluarkan 6 regulasi terkait dengan pelaksanaan smart city, membentuk kelembagaan Dewan Smart City dan Tim Pelaksana Smart City serta menyediakan anggaran smart city pada tahun 2020 sebesar Rp. 550.095.736.327 atau 30% dari APBD.

“Kami tekankan agar Dinas Kominfo bersama OPD lain dalam pelaksanaan program 100 smartcity dapat melakukan proses transformasi smart city dengan pemanfaatan TIK dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan pada masyarakat. Evaluasi Smart City yang dilakukan pada hari, kami lihat merupakan salah satu langkah menuju smart city tersebut, 20. Mari kita jadikan tahun 2021 ini sebagai kebangkitan teknologi informasi dan komunikasi Padang Pariaman. Semua OPD sudah harus menggunakan IT atau aplikasi dalam bekerja, tinggalkan pola manual dan beralih ke digital,” katanya

Suhatri Bur dalam kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa di tahun depan Padang Pariaman siap untuk mempertahankan penghargaan Smart City. “Kita belum sepenuhnya  atau 100 persen menjadi Smart City. Namun kita terus berkeinginan untuk menjadi kabupaten pintar, kabupaten yang melayani,kabupaten yang memiliki inovasi dan kabupaten yang brandingnya bisa dijadikan percontohan bagi kabupaten lain,” tutup Suhatri Bur.(Hs.Foto.Hs)

Related posts