Sejahtera Lewat Digital

Kepulauan Sangihe,Gpriority-Di masa pandemi ini, kita bisa tetap sejahtera melalui dunia digital. Caranya ada di Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 19 Agustus 2021 di Kep. Sangihe, Sulawesi Utara.

Adapun kegiatan dengan tema “Sejahtera Lewat Dunia Digital” ini diikuti oleh 697 peserta.

Program kali ini dipandu oleh Desmona Chandra sebagai moderator dan menghadirkan empat narasumber, yaitu pengusaha digital dan pelatih public speaking, Maya Oktharia; pemengaruh dan notaris, Ana Supriyana Abdul Hamid; dosen Komunikasi Universitas Udayana dan pegiat Japelidi, Ni Made Ras Amanda; serta pegiat media sosial dan praktisi hukum, Muhammad Dava Manossoh. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama, Maya Oktharia, membawakan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace”. Maya menjelaskan perkembangan marketplace (lokapasar) serta beragam bisnis daring dan keuntungannya. “Jika ingin sukses bisnis daring, kenali nilai jual produk, buat website toko, pakai strategi content marketing, aktif di media sosial, manfaatkan WOM, iklan di media sosial, berikan promo, dan buat deskripsi produk yang menarik,” jelas Maya.

Berikutnya, Ana Supriyana Abdul Hamid menyampaikan materi berjudul “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Online”. Ana menggambarkan perkembangan transaksi digital di Indonesia. Ia juga menjelaskan keunggulan serta etika bisnis daring. “Salah satu etika bisnis daring dalam menanggapi keluhan pelanggan adalah mendengar permasalahan, minta maaf, beri solusi, dan sampaikan terima kasih,” pesannya.

Sebagai pemateri ketiga, Ni Made Ras Amanda membawakan tema “Budaya Produktif Bermedia Digital”. Amanda membahas tentang budaya bermedia masyarakat Indonesia, jejak digital, ide kreatif yang bisa dikirim ke media sosial, serta waktu terbaik untuk mengunggah. “Terkait konten dalam media sosial, hindari plagiarisme, orisinalitas itu penting,” pesan Amanda.

Pemateri terakhir, Muhammad Dava Manossoh mengusung tema “Digital Safety: Perlindungan Hak Cipta di Ranah Digital”. Dava membahas tentang hak cipta, hak moral, dan hak ekonomi. Ia juga menjelaskan risiko hukum melanggar hak cipta dan tips dalam mencegah pelanggaran hak cipta. “Catatkan hak cipta ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, bergabung ke Lembaga Manajemen Kolektif untuk memudahkan pengelolaan atas hak ekonomi ciptaan, gunakan fitur yang disediakan berbagai platform media sosial untuk perlindungan hak cipta,” urainya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, moderator melanjutkan kegiatan dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Salah satu peserta webinar, Wasi Adila, bertanya tentang produk apa yang bisa langsung dikenal masyarakat luas dan cepat laku, namun dengan modal yang tidak terlalu besar. Maya Oktharia mengatakan, bisnis terkait produk yang dipakai/dikonsumsi sehari-hari merupakan jenis yang cepat laku. “Misalnya makanan, minuman, hijab, atau gantungan masker,” imbuh Maya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(Hs.Foto.dok.Dyandra Promosindo)

Related posts