Sembuh Dari Covid-19,Yuk Donor

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang terinfeksi virus SARS-Cov-2.

“ Untuk itulah saya mengajak para pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk menyumbangkan plasma konvalesen,” ucap Direktur Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Amin Soebandrio dikutip kompas.com pada Kamis (4/2/2021).

Namun untuk menjadi pendonor, para pasien tersebut seperti diutarakan Amin harus melalui beberapa syarat. Yang pertama, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Untuk perempuan tidak sedang hamil.Kedua,sehat dengan adanya surat keterangan dari laboratorium. Ketiga,bebas dari infeksi virus corona atau telah sembuh minimal 14 hari.

Keempat bebas dari virus,parasit atau patogen lain yang berpotensi jika ditransmisikan melalui darah.Kelima, memiliki titer antibodi yang cukup tinggi berdasarkan hasil uji netralisasi.

Pendonor wajib melalui uji klinis

Meskipun Amin Soebandrio mengajak para pasien untuk mendonorkan plasma konvalesen, namun tidak semuanya bisa menjadi pendonor. Penyebabnya adalah adanya perbedaan kadar antibodi antara pendonor dan penerima.

“ Untuk mengetahui apakah pasien Covid-19 yang sudah sembuh bisa menjadi pendonor atau tidak akan dilakukan uji klinis terlebih dahulu,” ucap Amin.

Saat dimintai keterangan wartawan mengenai tidak semua pasien sembuh Covid-19 bisa menjadi pendonor, Wakil Gubernur DKI Jakarta,Ahmad Riza Patria yang tengah mendatangi Gedung PMI DKI Jakarta pada Jum’at (5/2/2021) membenarkan.

“ Ini untuk ke-3 kalinya saya datang ke PMI untuk mendonorkan plasma konvalesen. Alhamdulillah yang ke-3 saya bisa mendonorkannya. Sudah 2 kali saya ditolak PMI karena tidak memenuhi persyaratan ,” ucap Ahmad Riza Patria.

Riza Patria begitu ia biasa disapa berharap apa yang dia berikannya bisa berguna bagi pasien penderita Covid-19. Riza Patria juga meminta kepada pasien Covid-19 yang sudah sembuh untuk turut menyumbangkan konvalesennya. “ Ini demi keselamatan umat manusia,” tutup Riza Patria.(Hs)

Related posts