Jakarta, GPriority.co.id – Suasana Stasiun Pasar Senen pada hari ke-19 Ramadan 1447 Hijriah tampak ramai. Banyak masyarakat mulai melakukan perjalanan untuk mudik Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta telah mencapai 59 persen.
Ia menyebutkan, hingga saat ini lebih dari 633.000 tiket telah dipesan oleh masyarakat.
“Jadi hari ini, update hari ini ya, sudah dipesan oleh masyarakat, oleh penumpang, sebanyak 633.000 lebih tiket ya. Ini merupakan 59% dari total kapasitas tempat duduk yang kami sediakan. Jadi masih terdapat cukup banyak tiket selama masa Angkutan Lebaran ini, 400.000 lebih tiket masih tersedia,” kata Franoto kepada wartawan, Senin (9/3).
Ia mengimbau masyarakat yang berencana bepergian pada masa Angkutan Lebaran untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan yang bekerja sama dengan KAI.
Franoto menambahkan, tanggal keberangkatan dengan jumlah penumpang tertinggi sementara tercatat pada 18 Maret 2026. Pada tanggal tersebut diperkirakan lebih dari 49.000 penumpang akan berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa.
Beberapa kota tujuan favorit di antaranya Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Purwokerto, dan Jember.
“Jadi tanggal favorit atau angka tertinggi ya penumpang berangkat tercatat sementara ya di tanggal 18 Maret. Itu 49.000 lebih penumpang akan berangkat ke berbagai kota di Pulau Jawa dengan tujuan favoritnya seperti kota Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Purwokerto, dan Jember,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan selama musim hujan, KAI juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memperoleh informasi prakiraan cuaca sehingga dapat melakukan langkah antisipasi baik secara operasional maupun dalam pelayanan kepada penumpang.
KAI juga mengimbau penumpang yang telah memiliki tiket agar mengatur waktu perjalanan dari rumah menuju stasiun dengan baik. Hal ini mengingat kondisi lalu lintas yang berpotensi padat serta cuaca hujan agar penumpang tidak tertinggal kereta.
Selain itu, penumpang juga diminta tidak membawa barang bawaan secara berlebihan. Sesuai ketentuan, bagasi yang diperbolehkan memiliki dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm dengan berat maksimal 20 kilogram.
“Kami mengimbau untuk tidak membawa barang bawaan berlebihan ya. Sesuai ketentuan yang berlaku bahwa bagasi yang diizinkan itu dimensinya 70 x 48 x 30 cm atau dengan berat maksimal 20 kilogram,” pungkas dia.
