Tips dan Trik Jualan Daring

Gowa,Gpriority-Pandemi Covid-19 bukanlah akhir segalanya, karena ekonomi digital yang terus digaungkan pemerintah kini bisa diterapkan.

Lantas bagaimana caranya agar jualan daring bisa diminati oleh konsumen? Dalam Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo yang dilaksanakan secara virtual pada 28 September 2021 di Gowa, Sulawesi Selatan ada jawabannya. Untuk itulah Anda diwajibkan membacanya hingga habis.

Program kali ini menghadirkan 534 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Dosen  dan Praktisi Pertanian, Dr. Muhammad Kadir; Pemengaruh dan Kreator Konten, Achmad Eriyadi Bachtiar; Dosen Politeknik LP3I Makassar, Lina Mariana; dan Pengusaha dan Pemilik Gardapati Link, Kurniawan. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Desmona selaku Penyiar TV. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, tampil M. Kadir sebagai pemateri pembuka dengan paparan kecakapan digital bertema “Strategi Digital Marketing untuk Petani dan Nelayan di Tengah Pandemi Covid-19”. Menurut Kadir, petani dan nelayan perlu diperhatikan karena negara ini memiliki wilayah perairan dan agraria yang luas. Sayangnya, petani dan nelayan tercatat sebagai profesi paling miskin atau lebih miskin dibanding pekerja sektor lainnya, bahkan sebelum masa pandemi. Karenanya, literasi digital marketing bagi petani dan nelayan perlu jadi prioritas kita untuk meningkatkan taraf hidup atau setidaknya membantu mereka bertahan melampaui pandemi.

Berikutnya, Achmad menyampaikan materi etika digital berjudul “Etika Pemasaran Produk Lokal”. Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital memungkinkan produk lokal menembus pasar global. Pahami kebutuhan pasar dan peraturan dagang global agar mampu bersaing dalam bisnis internasional. “Dunia daring adalah jalur tercepat dan terkuat untuk pemasaran masif dan global. Namun, harus dibarengi etika dan tanggung jawab sosial,” pungkasnya.

Sebagai pemateri ketiga, Lina membawakan tema budaya digital tentang “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Pola Pikir Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Menurut dia, dalam mengatur keuangan, buatlah daftar prioritas kebutuhan, rencana anggaran keuangan secara rutin, hindari penggunaan kartu kredit, dan perbanyak beramal. “Penting juga untuk mengontrol hasrat belanja daring, menggeluti hobi lain daripada terus aktif berbelanja daring, hingga mencari konten edukasi agar selalu mendapat ilmu baru,” pesannya.

Adapun Kurniawan, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Main Aman Saat Belanja Daring”. Ia mengatakan, terdapat konsekuensi yang harus kita sepakati sebelum bertransaksi daring dan resiko yang mungkin tidak kita inginkan serta bisa timbul dalam transaksi daring. Segala konsekuensi dan resiko tersebut harus kita pahami betul guna menghindari kelalaian serta meningkatkan kewaspadaan kita saat bertransaksi.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta yaitu tentang adakah pelatihan khusus bagi nelayan dan petani agar dapat bertahan di tengah persaingan bisnis daring. Narasumber menjelaskan bahwa sudah banyak pelatihan yang digelar pemerintah untuk mereka, kita bisa turut membantu keterbatasan mereka mengakses pelatihan-pelatihan keterampilan digital.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(Hs.Foto.dok.Dyandra Promosindo)

 

Related posts