Aktivitas Publik yang Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin. Cek Daftarnya


Di masa penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, sertifikat vaksinasi Covid-19 sangat berarti. Karena dengan adanya sertifikat tersebut, masyarakat dianggap sudah kebal dari Covid-19 dan juga penyakit lainnya yang menyerang tubuh.

“ Setelah saya mencek data yang ada, efek vaksinasi ternyata sangat dahsyat terhadap tingkat keparahan dan resiko kematian. Hal ini terlihat dari 4,2 juta warga berdomisili DKI Jakarta yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama, hanya 2,3 persen yang terinfeksi Covid-19. Mereka yang terinfeksi setelah vaksinasi itupun hanya merasakan gejala ringan. Selain itu, 13 dari 100.000 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 setelah mendapatkan vaksin Covid-19” jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.

Berbekal ampuhnya vaksinasi Covid-19, Anies pun meminta izin pemerintah pusat untuk membuat peraturan mengenai aktivitas publik yang wajib menunjukkan kartu vaksin. Dan setelah dikaji oleh pemerintah, usulan Anies pun disetujui, sehingga Anies pun menindaklanjutinya kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk segera membuat aturannya.

Berikut 5 aktivitas publik yang wajib tunjukkan kartu vaksin sesuai SK Kadisparekraf Nomor 495 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 4 pada Sektor Usaha Pariwisata.

1. Masuk hotel. Untuk masuk ke dalam hotel, para tamu diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis satu. Aturan ini berlaku untuk karyawan dan pemilik hotel juga.

2. Masuk ke dalam rumah makan seperti restoran,cafe, dan warteg. Sama seperti hotel, para pelanggan yang akan makan di tempat tersebut wajib menunjukkan kartu vaksinasi. Tujuannya agar rumah makan tersebut tidak menjadi kluster baru Covid-19.

3. Salon, barbershop maupun pangkas rambut juga diwajibkan untuk menerapkan sertifikat vaksin. Sertifikat sendiri tidak hanya berlaku bagi pelanggan saja tetapi bagi karyawan dan juga pemiliknya.

4.Pelaksanaan akad nikah di hotel dan gedung pertemuan. Pemerintah pada masa perpanjangan PPKM sesi-2 kembali mengizinkan untuk menggelar akad nikah dengan jumlah terbatas di gedung maupun hotel. Namun para tamu yang hadir, petugas dan keluarga wajib menunjukkan sertifikat vaksin.

5. Yang terakhir adalah pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh, seperti pesawat udara, bis, kapal laut, dan kereta api. (Hs.Foto.istimewa)

 

Related posts