Amerika Serikat Berusaha Mengakhiri Kekerasan di Myanmar

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, Gpriority.co.id— Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris mengungkapkan beberapa isi pidatonya di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu (6/9).

Sebagaimana isi pidato tersebut, Wakil Presiden AS mengatakan terkait komitmen bersama terhadap peraturan dan norma internasional serta kemitraan dalam permasalahan nasional dan regional, salah satunya isu krisis di Myanmar.

Wakil Presiden AS mengatakan akan terus menekan rezim dan mengakhiri kekerasan di Myamnar.

“Amerika Serikat akan terus menekan rezim tersebut untuk mengakhiri kekerasan yang mengerikan dan membebaskan semua orang yang ditahan secara tidak adil, dan membangun kembali jalan Myanmar menuju demokrasi inkusif,” lanjut Wakil Presiden AS tersebut.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS itu mengatakan mengenai hubungan yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Asia Tenggara.

Sejak Presiden Biden dan saya menjabat, kami telah memperuas hubungan kami dengan ASEAN. “Untuk itu, kami telah meningkatkan hubungan tersebut menjadi kemitraan strategis yang komprehensif,” ungkap Wakil Presiden AS Kamala Harris.

“Kami berinvestasi pada infrastruktur dan ekonomi digital, dan kami meluncurkan inisiatif besar untuk mengatasi krisis iklim serta keamanan kesehatan dan memperluas program pertukaran budaya dan pendidikan,” tambahnya.

Wakil Presiden US mengatakan, Amerika Serikat akan terus mendukung Timor Leste dan jalannya menuju keanggotaan ASEAN.

“Dalam pertemuan ini, Amerika Serikat akan terus mendukung Timor Leste dan jalannya menuju keanggotaan ASEAN,” ucapnya.