Jakarta,GPriority.co.id – Insomnia merupakan kondisi seseorang dimana tubuh tidak memiliki kemampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur, baik dari segi kualitas tidur hingga waktu tidur.
Pada umumnya manusia membutuhkan waktu 8 jam untuk tidur dalam sehari. Jika hal ini tidak terpenuhi, maka gangguan insomnia akan menyerang dan berdampak pada aktivitas penderita keesokan harinya.
Selain itu, kualitas dan waktu tidur seseorang juga memengaruhi kualitas hidup dan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Jika terlalu lama atau terlalu sedikit, dapat menimbulkan masalah kesehatan secara berkala.
Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terdapat 3 jenis insomnia diantaranya adalah tidak dapat memulai tidur, tidak dapat mempertahankan tidur, dan bangun secara dini serta tidak dapat tidur kembali.
Maka dari itu, kita perlu mengenali jenis insomnia tersebut sebagai upaya melakukan penanganan atau pencegahan agar kembali mendapatkan kualitas tidur yang baik dan ideal.
Penyebab Insomnia
Penyebab terjadinya insomnia bisa bermacam-macam, namun ada faktor utamanya yaitu stres, depresi, kelainan kronis (tidur apnea, diabetes, sakit ginjal, hingga arthritis), pola makan yang buruk dan banyak konsumsi kafein.
Cara Mencegah Insomnia
Pengobatan dan pencegahan gangguan insomnia tergantung pada penyebabnya dan kondisi seseorang. Jika melalui penanganan ahli, dokter akan merekomendasikan psikoterapi atau konseling, konsumsi obat-obatan sesuai anjuran, atau kombinasi keduanya.
Gangguan insomnia dapat dicegah secara mandiri, kita dapat melakukan berbagai macam cara seperti menghindari banyak makan dan minum sebelum tidur, membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein, dan tetap aktif di siang hari agar terhindar dari tidur siang. (Hn.)
