Beda Soun dan Bihun Mana yang Lebih Sehat

Bagi Anda yang senang dengan makanan berkuah terutama bakso, pasti sudah mengetahui bihun dan soun. Dua makanan tersebut menjadi pelengkao bakso di samping sayuran dan mie kuning.

Meskipun berasal dari keluarga mie, bihun dan soun merupakan dua makanan yang berbeda. Namun sayangnya masih banyak orang yang tidak bisa membedakannya.

Dilansir dari hellosehat, bihun merupakan makanan yang terbuat dari tepung beras, memiliki warna putih kusam dan teksturnya rapuh mudah patah. Sementara itu, soun yang terbuat dari pati kacang hijau berwarna putih transparan dengan tekstur kuat dan liat saat masih kering.

Meski dibuat dari 2 bahan yang berbeda, saat akan dimakan atau dijadikan campuran bakso, soun dan bihun harus direndam dengan air panas terlebih dahulu. Namun yang membedakan soun perlu direndam 5-15 menit sementara waktu perendaman bihun lebih singkat, yakni 5-7 menit.

Setelah matang, soun jadi bertekstur licin dan mudah terputus, sedangkan tekstur bihun matang tidak selicin dan tidak mudah terputus seperti soun.

Selain warna, tekstur, dan cara memasak, dua makanan yang mengandung karbohidrat yang rendah lemak ini juga memiliki perbedaan di dalam kandungan gizi. Untuk bihun mendapatkan 192 kalori, 44 gram karbohidrat, 1,8 gram serat, dan 33 mg natrium (garam) dalam seporsi bihun seberat 180 gram. Dengan takaran porsi yang sama, soun dapat menyediakan 121 gram karbohidrat, 291 kalori, dan 14 mg natrium.

Bagaimana dengan vitamin dan mineralnya? Keduanya sama-sama diperkaya dengan vitamin B kompleks (termasuk niasin, riboflavin, dan folat) serta mineral seperti fosfor, kalsium, dan magnesium. Meski begitu, jumlahnya sangat sedikit.

Lantas mana yang lebih sehat? Masih dilansir dari laman yang sama,bihun menjadi makanan yang paling dibandingkan soun karena memiliki nilai indeks glikemik lebih tinggi dibandingkan soun yakni 53 sedangkan soun 39.(Hs.Foto.Istimewa)

Related posts