Swiss, GPriority.co.id – FIFA secara resmi mengundang Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk menghadiri pertemuan di markas besar FIFA di Zurich, Swiss, paling lambat pada 20 Mei 2026. Pertemuan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menurut laporan WION News, langkah ini diambil di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap situasi geopolitik yang melibatkan Iran, serta berbagai isu teknis terkait keikutsertaan negara tersebut dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran tetap akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.
“Saya ingin memulai dengan menegaskan secara langsung bahwa tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja, Iran akan bermain di Amerika Serikat,”
ujarnya di Kongres FIFA di Vancouver.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan penting bahwa FIFA tidak akan menghalangi keikutsertaan Iran, meskipun terdapat ketegangan politik antara Iran dan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Israel.
Infantino juga menekankan bahwa FIFA tetap berpegang pada prinsip netralitas dalam sepak bola, di mana seluruh negara anggota memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kompetisi internasional.
Sebelumnya, partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026 sempat menjadi perhatian akibat situasi politik global yang memanas. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, serta konflik di Timur Tengah, memunculkan kekhawatiran terkait keamanan dan akses perjalanan bagi delegasi Iran.
Delegasi Iran dilaporkan tidak dapat menghadiri Kongres FIFA di Vancouver yang diikuti oleh 211 anggota asosiasi sepak bola dunia. Hal ini disebabkan oleh kebijakan imigrasi Kanada yang membatasi sejumlah individu terkait Iran.
Meski demikian, FIFA tetap melanjutkan persiapan tanpa mengubah status Iran sebagai peserta resmi Piala Dunia 2026.
Nantinya, pada pertemuan yang dijadwalkan di Zurich, 20 Mei 2026 akan membahas berbagai aspek teknis, mulai dari logistik, keamanan, hingga kesiapan tim nasional Iran. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) diharapkan hadir untuk memastikan seluruh persyaratan partisipasi telah terpenuhi.
Iran tergabung dalam salah satu grup kompetitif di Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan menghadapi beberapa tim kuat dunia. Persiapan akomodasi dan lokasi basis latihan juga menjadi bagian dari agenda pembahasan FIFA.
Dalam hal ini, FIFA kembali menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak akan mencampuri urusan politik antarnegara. Fokus utama tetap pada penyelenggaraan turnamen yang adil, inklusif, dan aman bagi semua peserta.
Keputusan untuk tetap mengundang Iran ke markas FIFA menunjukkan bahwa badan sepak bola dunia tersebut berusaha menjaga stabilitas kompetisi di tengah dinamika geopolitik global.
