Jokowi Teken PP 56/2021 Terkait Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik

Guna memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada pencipta,pemegang hak cipta dan pemilik hak terkait hak ekonomi atas lagu dan musik, Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu menandatangi Peraturan Pemerintah nomor 56 tahun 2021 mengenai pengelolaan royalti hak cipta lagu atau musik.

“ Berdasarkan aturan tersebut, kini tempat atau kegiatan yang tercantum di dalamnya tidak bisa sembarangan menggunakan atau memutar lagu seseorang tanpa membayar royalti,” ucap Presiden Jokowi dalam siaran persnya secara virtual pada Jumat (9/4/2021).

Adapun tempat yang dimaksud sesuai pasal 3 ayat 2 adalah :

  1. Tempat seminar dan konferensi komersial

2.Restoran,Kafe, pub, bar, bistro,klab malam dan diskotik.

  1. Konser musik.

4.Pesawat Udara, bus,kereta api dan kapal laut.

5.Pameran dan bazar.

6.Bioskop.

7.Nada tunggu telepon.

8.Bank dan kantor.

9.Pertokoan.

10.Pusat rekreasi.

11.Lembaga penyiaran televisi.

12.lembaga penyiaran radio.

13.Hotel, kamar hotel dan fasilitas hotel

14.Usaha karaoke.

“ Tempat-tempat itulah yang harus membayar royalti kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional sesuai pasal 3 ayat 1,” jelas Jokowi.

Jokowi dalam siaran persnya, kendati harus membayar royalti namun besarannya berbeda-beda.” Untuk usaha mikro kisaran royalti yang dibayarkan  sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal 3 ditetapkan oleh peraturan Menteri yang akan dikeluarkan oleh Menteri Perindustrian,” tutup Jokowi.(Hs.Foto.BPMI Setpres)

 

.

Related posts