KemenPPPA dan FWD Jalin Kerjasama Bidang Teknologi

Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : KemenPPPA

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melalui Deputi Bidang Kesetaraan Gender bersama PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) serta KUMPUL.Id melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan secara resmi meluncurkan program InnovateHer Academy.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA, Lenny N. Rosalin dan Desy Natalia Widjaya, Direktur FWD Insurance, di Jakarta, pada (30/8).

Adapun Program tersebut dikhususkan untuk para perempuan pendiri perusahaan rintisan (start-up) di bidang teknologi dan digital. Diagendakan, program akan berlangsung selama 6 bulan dengan 3 kegiatan, seperti: sosialisasi dan advokasi perspektif gender dalam bisnis, pengembangan modul dan bahan ajar kepemimpinan perempuan, serta pendampingan bisnis berbasis teknologi yang dipimpin perempuan.

Di program itu juga, lima isu utama perspektif gender akan dimasukkan, diantaranya; kesetaraan gender, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penggunaan internet yang sehat, serta pemenuhan hak anak atas kesehatan termasuk pencegahan stunting.

“Selama ini, perempuan kurang terepresentasi sebagai inovator dan pengambil keputusan di sektor teknologi. Kami mengapresiasi program InnovateHer Academy yang digagas oleh FWD Insurance sebagai upaya mendorong kesetaraan gender, membangun jejaring, memberikan kesempatan untuk perempuan pendiri startup, dan mengembangkan ekosistem yang inklusif di dunia bisnis digital,” papar Lenny.

Terkait program, Lenny mengatakan, InnovateHer Academy dapat menjadi jawaban atas tantangan kesenjangan gender (gender gap) di Indonesia. Melalui program tersebut, Lenny juga berharap dapat berdampak pada peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan dan peningkatan ekonomi keluarga. “Kami berharap para perempuan pelaku usaha rintisan dapat menjadi agen perubahan dalam pemberdayaan perempuan di lingkup bisnis mereka,” terang Lenny.

Sebagai informasi, program InnovateHer Academy dibuka bagi para perempuan pendiri perusahaan rintisan di lingkup area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Melalui proses seleksi akan dipilih 10 pendiri perusahaan rintisan perempuan yang akan mendapatkan pengetahuan praktis dan teknis untuk mengembangkan bisnisnya. Di tahap akhir program adalah pemaparan bisnis dan pencapaiannya melalui sesi pitching dan business matching dengan para investor yang akan memberikan pendanaan bagi perusahaan rintisan mereka.