Kutim Smart City 2019

Dikatakan Ir. Suprihanto,CES., Kadiskominfo Persandian dan Statistik Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kutim Provinsi Kalimantan Timur saat acara “Sosialisasi Program Evaluasi GERAKAN MENUJU 100 SMART CITY 2019″,  berharap di tahun 2019 ini Kutim dapat bekerja maksimal sebagai daerah yang berkomitmen menerapkan Smart City dengan daya dukung komunitas-komunitas.

 ” Smart City atau Smart Regency itu juga harus ada upaya dan dukungan dari komunitas-komunitas masyarakat itu sendiri. Kutim sampai hari ini sudah. Makanya tahun kemarin sudah mendapatkan penghargaan ini dan berharap tahun 2019 ini Kutim dapat lagi,” ungkap Suprihanto.

 “Dalam waktu dekat di planning itu sudah ada indikasi rencana aksi. Nah itu kemungkinan kami dorong agar menjadi program prioritas yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), ” tambahnya.

 Kutim sudah memanfaatkaan teknologi digital untuk mendukung penerapan Smart City di Kutim.Seperti digital e- learning, pembayaran PBB online, dan sistem informasi manajemen keuangan daerah (SIMDA).

 Kegiatan Sosialisasi Program Evaluasi Gerakan 100 Smart City yang dihadiri 200 peserta dari pelbagai daerah, diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019.

 Diketahui, Program Evaluasi Smart City bertujuan: 1) Mengawal program integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara perencanaan pengembangan Smart City di tingkat pusat dan daerah; 2) Melakukan Monitoring dan Evaluasi rencana akselerasi dokumen Master plan Smart City dan dokumen RPJMD; 3) Melakukan Monitoring dan Evaluasi pencapaian sasaran pembangunan Smart City di daerah; Melakukan Monitoring, evaluasi, dan konsultasi atas implementasi dokumen Master plan Smart City untuk program Jangka Pendek, termasuk Program Quick Wins; dan 4) Mendorong proses pengembangan pembangunan Smart City yang efektif, efisien, inklusif, dan partisipatif.(Revita)

Related posts