Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Tol Cipali Terpantau Padat Pemudik

Jakarta, GPriority.co.id – Ruas Tol Cikopo-Palimanan diprediksi akan mengalami kenaikan volume lalu lintas pada libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek tahun ini. Setidaknya, sebanyak 292 ribu kendaraan akan melintas pada ruas tol tersebut.

“Diprediksi (sebanyak 292 ribu kendaraan) melintas Ruas Tol Cipali pada Kamis, 8 Februari 2024 hingga Minggu, 11 Februari 2024,” ujar Kepala Divisi Operasional Astra Tol Cipali, Sri Mulyo.

Bila dibandingkan dengan Lalu Lintas Harian (LHR) normal, terdapat peningkatan akumulasi trafik hingga 27,5%. “Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada Minggu, 11 Februari 2024 dengan kenaikan hingga 41% dibandingkan LHR normal,” ujar Sri Mulyo.

Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada momen libur panjang ini, Astra Tol Cipali akan bekerjasama dengan Korlantas Polri.

Astra Tol Cipali bersama Korlantas Polri juga sudah merancang rencana rekayasa lalu lintas berdasarkan Surat Keputusan Bersama(SKB) Kemenhub untuk mengatur jadwal rekayasa lalulintas Contraflow. Titik siaga akan berada di Rest Area 86, 130, serta 166 arah Cirebon.

Sedangkan arus balik, titik siaga petugas CF Astra Tol Cipali berada di Rest Area 86, 130, dan 164 arah Jakarta. Petugas Astra Tol Cipali juga menyiapkan sarana prasarana berupa 3.000 rubbercone untuk mendukung pelaksanaan CF.

Namun, pelaksanaan Contraflow di Ruas Tol Cipali masih bersifat situasional menyesuaikan volume lalu lintas dan koordinasi pihak Polri.

Astra Tol Cipali juga menerapkan Pembatasan Angkutan Barang pada periode 7 Februari 2024 pukul 16.00 WIB hingga 11 Februari 2024 pukul 24.00 WIB. Pembatasan ini tidak berlaku kepada angkutan barang bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, hantaran uang, logistik pemilu.

Selain itu, kendaraan untuk keperluan penanganan bencana alam, hewan ternak, pupuk, pakan ternak, dan barang. Demi keselamatan para pengendara, Astra Tol Cipali juga menghimbau agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan diri, keluarga, dan pengguna lain dengan kecepatan, minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam. Apabila kondisi hujan, batasi kecepatan di angka maksimal 70 km/jam.

Pastikan juga kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam kondisi yang prima.

Foto : Katadata