Kejam! Polisi Israel Serang Warga Palestina saat Rayakan Isra Miraj di Yerusalem

Jakarta, GPriority.co.id – Polisi Israel menyerang warga Palestina di Bab al-Amoud, Yerusalem, yang sedang merayakan hari raya Muslim ‘al-Isra Wal Miraj’, sebuah festival keagamaan yang menandai perjalanan Nabi Muhammad ke surga.

Ketegangan meningkat di kota Yerusalem, seiring semakin banyaknya orang yang berdatangan ke Masjid al-Aqsa.Dikutip dari laman Asharq Al-Awsat, polisi Israel menyerang dan bentrok dengan warga Palestina sebelum membawa kendaraan air limbah untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Puluhan warga Palestina terluka dan lainnya ditahan. Sumber di Yerusalem mengatakan bahwa polisi Israel menangkap setidaknya empat warga sipil, termasuk seorang anak, setelah menyerang mereka.

Bentrokan juga terjadi di daerah lain di Kota Tua ketika jumlah warga Palestina yang datang ke Masjid untuk merayakan peristiwa tersebut meningkat, termasuk warga Yerusalem dan penduduk Tepi Barat.

Ribuan warga Palestina menunaikan salat Dzuhur di Masjid al-Aqsa dan mengikuti perayaan keagamaan.

Sementara itu, lingkungan Sheikh Jarrah menyaksikan ketegangan selama dua minggu, setelah Menteri Sayap Kanan Israel, Knesset Itamar Ben Gvir, menyerbu daerah tersebut dan mendirikan kantor darurat di tanah keluarga Salem.

Ben Gvir bersikeras untuk tetap tinggal di lingkungan tersebut, meskipun terjadi ketegangan yang menyebabkan konfrontasi luas dan peringatan dari pejabat Israel. Hal ini mungkin akan memperburuk situasi di Tepi Barat dan merusak ketenangan di Jalur Gaza, seperti yang terjadi tahun lalu sebelum 11 hari perang Gaza berlangsung.

Konfrontasi di Bab al-Amoud menimbulkan keraguan terhadap keputusan Israel untuk mengurangi ketegangan di wilayah tersebut sebelum Ramadhan, yang tahun ini jatuh pada awal April.

Pihak berwenang Israel telah memutuskan untuk menghilangkan penghalang besi di daerah Bab al-Amoud tahun ini selama bulan Ramadhan nanti. Kebijakan ini memungkinkan kegiatan budaya, termasuk membuka tenda Ramadhan dan kios yang menjual makanan dan manisan, untuk menjaga ketenangan.

Namun sayangnya Israel tetap bersikeras untuk melawan warga Palestina di wilayah tersebut.

Foto : Middle East Monitor