Makna Barongsai Memasuki Rumah Saat Hari Raya Imlek

Pergantian tahun baru dalam kalender Tiongkok sering kali menjadi momentum yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tionghoa. Hari Raya Imlek memang telah ada sejak 4000 tahun silam. Seiring berkembangnya zaman, maka terbentuklah berbagai tradisi yang selalu dilakukan saat perayaan Tahun baru Imlek.

Umumnya, perayaan Imlek disemarakkan dengan ornamen-ornamen meriah berwarna merah. Seperti lampion, angpao, hiasan dinding, hingga baju yang juga berwarna merah. Meski demikian, tak jarang setiap daerah memiliki tradisi unik tersendiri yang dilakukan saat Imlek tiba. Salah satunya, tradisi Barongsai yang masuk ke dalam rumah warga di Bangka Tengah.

Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, Barongsai melambangkan kebahagiaan dan kesenangan. Tarian naga ini dipercaya merupakan pertunjukkan yang dapat membawa keberuntugan. Selain itu, barongsai juga dipercaya sebagai salah satu cara mengusir roh-roh jahat yang akan mengganggu manusia.

“Biasanya barongsai sudah mulai ada berkeliling ke rumah warga sejak hari pertama Imlek. Mereka akan masuk dan berkeliling ke dalam rumah untuk mengusir roh jahat. Sebagai imbalannya, sang penghuni rumah wajib memberikan angpao yang berisi sejumlah uang,” jelas Aliong, Pengurus Klenteng Sip Sam Fun, Pangkalan Baru, Bangka Tengah.

Maka tak heran pertunjukan barongsai memasuki setiap rumah selalu ada setiap perayaan Imlek tiba. Namun berbeda dengan Imlek tahun 2021. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak tahun lalu menyebabkan semua kegiatan yang bersifat kerumunan dilarang oleh pemerintah. Perayaan Imlek pun dilakukan secara sederhana dalam lingkup keluarga sendiri. (VIA)

Related posts