Membangun Pasuruan Menjadi Kota Smart City

Pasuruan,Gpriority-Salah satu visi dan misi Wali Kota Saifullah Yusuf dan Wakil Wali Kota Adi Wibowo adalah menjadikan Pasuruan sebagai salah satu kota Smart City yang ada di Jawa Timur.

Guna mewujudkan visi dan misi di 99 hari kerjanya,Gus Ipul begitu Wali Kota Pasuruan ini biasa disapa memanggil Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik (Diskominfotik) Kota Pasuruan, Rabu (10/3/2021) di Pendopo Surga Surgi Kota Pasuruan untuk menyampaikan rencana kerja prioritas dan langkah percepatan yang perlu dilakukan.

Kokoh Arie Hidayat selaku Kepala Diskominfotik Pasuruan didampingi Plt. Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik sekaligus Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) dan Kepala Bidang E-Goverment menyampaikan pemaparannya dengan jelas dan lugas dihadapan Gus Ipul,Adi Wibowo dan Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan.

Dalam pemaparannya, Kokoh menyampaikan bahwa suatu kehormatan bagi Diskominfotik mendapatkan peran penting untuk mendukung pembangunan Kota Pasuruan, terutama terkait rintisan Smart City.

” Guna mendukung perwujudan tersebut, kami telah menyiapkan Wifi gratis sarana pembelajaran daring.Pemanfaatan internet gratis akan segera diaktifkan dengan diawali di Kecamatan. Dilanjut membuat aplikasi sebagai media informasi dan pengaduan online untuk masyarakat bernama E-Sambat. Aplikasi ini nantinya akan mengintegrasikan setiap layanan Perangkat Daerah sekaligus media sambat atau keluhan masyarakat Kota Pasuruan,” ucap Kokoh.

Tak hanya itu,Diskominfotik juga akan melakukan kerjasama dengan Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) untuk mendukung rintisan Smart City terutama pengadaan infrastruktur yang diperlukan. Kemudian melakukan pembentukan Dewan Smart City dan persandian keamanan informasi pembentukan tanda tangan elektronik bagi Perangkat Daerah. Terakhir mengenai rencana digitalisasi penanganan banjir sehingga harapannya Kota Pasuruan nantinya dapat memiliki aplikasi dan alat yang terintegrasi untuk mendeteksi banjir. Sehingga Dinas terkait dapat melakukan evakuasi dan penanganan dini serta dapat dilakukan pemberitahuan pada masyarakat sebelum terjadinya banjir.(Hs)

Related posts