Menjelang HUT KTT ke-13, DPRD KTT Gelar Rapat Paripurna Istimewa Bersama Pemkab KTT

Nunukan, Gpriority – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Utara, yang ke-13 di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum dapat diatasi, DPRD Kabupaten Tana Tidung (KTT) menggelar rapat paripurna istimewa bersama pemerintah Kabupaten Tanah Tidung, Senin (10/8/2020).

Rapat dilaksanakan melalui virtual meeting dan dipimpin oleh Ketua DPRD Ibrahim Ali, serta dihadiri oleh Bupati KTT Dr. H. Undunsyah, M.Si yang didampingi Wakil Bupati Markus Yungking, SE dan Sekretaris Daerah Said Agil, ST. MT.

Kata Ibrahim Ali, peringatan HUT KTT ke-13 tahun ini tentu akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana saat ini semua aktivitas dibatasi oleh pandemi Covid-19, yang mengharuskan diterapkannya aturan protokol kesehatan, mulai dari wajib pakai masker, jumlah orang dibatasi, jarak antar orang, cek suhu tubuh.

Dalam rapat tersebut, Ibrahim Ali menjelaskan bahwa pada prinsipnya HUT KTT kali ini sama seperti peringatan HUT KTT sebelumnya. Mulai pembacaan selayang pandang terkait sejarah proses pembentukan KTT dan pemotongan nasi wasir menjadi agenda rutin yang tak terpisahkan dari perayaan HUT KTT setiap tahunnya. Hanya konsepnya sedikit berbeda, menyesuaikan dengan situasi saat ini.

“Berhubung masih situasi pandemi Covid-19, jadi konsep acara tentu tidak sama dengan rangkaian HUT KTT sebelumnya. Akan tetapi rangkaian seperti pembacaan selayang pandang terkait sejarah proses pembentukan KTT dan pemotongan nasi wasir akan tetap ada. Karena itu bagian inti, ” ujar Ibrahim.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Bupati KTT Dr. H. Undunsyah, M.Si mengatakan, hingga kini progres pembangunan sudah banyak dilakukan Pemkab KTT meskipun sesuai evaluasi masih ada beberapa catatan perbaikan untuk kedepannya lebih diperhatikan.

Tidak lain soal target bupati bersama wakilnya untuk dituntaskan sampai tahun 2021 mendatang sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016 – 2021.

“Kita tetap optimis akan menyelesaikan pekerjaan atau pun tanggung jawab yang masih belum selesai dikerjakan sampai tahun depan melalui RPJMD. Yang terpenting dengan mengutamakan gotong royong, bergandeng tangan, bersama-sama bersatu padu dan meyakini tidak ada benang kusut yang tidak bisa diuraikan atau tidak ada masalah yang tidak dapat kita pecahkan,” terang Bupati.#(FBI)

Related posts