Monumen Nasional PDRI Jadi Ikon Nasional di Kabupaten Limapuluh Kota

Monumen Nasional PDRI yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat dibangun sebagai pengingat sejarah perjuangan Pemerintahan Darurat republik Indonesia (PDRI) pada Agresi Militer II Belanda tahun 1948.

Informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan bahwa, keberadaan Monumen Bela Negara atau Monumen PDRI merupakan representasi dari peristiwa bersejarah PDRI yang merupakan penyelamat RI di mata dunia.

Peristiwa ini adalah salah satu babak penting sejarah mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sehingga pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2006 tentang Penetapan Hari Bela Negara pada tanggal 19 Desember. 

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan untuk saat ini masih bangak hal yang harus dipersiapkan. Menurutnya secara fisik bagunan sudah terlihat megah, berdiri di hijaunya Bukit Barisan.

“Sebagai tonggak berdirinya NKRI, perjuangan tokoh-tokoh PDRI ini perlu kita ingat, salah satu dengan penyelesaian pembangunan Monumen PDRI ini,” katanya, usai Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke 73.

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo berharap bahwa Monumen PDRI akan menjadi pusat pertumbuhan yang kaya akan potensi wisata alam dan sejarah.

“Harapan kita Monumen PDRI ini menjadi pusat pertumbuhan wilayah di kawasan Gunuang Omeh, Suliki dan Bukik Barisan, daerah yang kaya dengan potensi pariwisata alam dan sejarah, pertanian dan sumber daya alam lain yang belum termanfaatkan jauh sebelumnya,” tandasnya. (Dw.foto.dok.Diskominfo Limapuluh Kota)

Related posts