Mulai 14 Juli, Pemerintah Resmikan Aturan Ayah Antar Anak ke Sekolah

Ilustrasi ayah antar anak ke sekolah/Foto : Dok. iStock Ilustrasi ayah antar anak ke sekolah/Foto : Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Sebagai upaya menyiasati permasalahan anak yang kehilangan figur ayah (fatherless), Pemerintah Indonesia melalui Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan)/BKKBN, meresmikan aturan baru, ayah antar anak ke sekolah.

Lewat program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Wihaji selaku Mendukbangga/Kepala BKKBN menerbitkannya dalam Surat Edaran Kemendukbangga/BKKBN Nomor 7 Tahun 2025.

Di dalamnya terdapat imbauan agar para ayah mengantar anak mereka di hari pertama sekolah, dimulai dari tanggal 14 Juli 2025 lalu. Lewat gerakan ini, Wihaji ingin memperkuat peran ayah di Indonesia dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.

“Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut, tercipta kedekatan emosional yang akan berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar,” begitulah kalimat yang tertuang dalam surat edaran tersebut.

GATI sendiri telah diluncurkan sejak 21 April 2025 lalu, bertepatan dengan Hari Kartini, sebagai perwujudan dari emansipasi pria.

Adapun program ini ditujukan untuk semua anak dari kalangan PAUD, SD, SMP, hingga SMA/sederajat. Langkah ini diambil untuk mengubah budaya pengasuhan di Indonesia yang semula dipusatkan kepada peran ibu, namun kini juga melibatkan peran ayah.

Pada akun Instagramnya, Kemendukbangga menyebut jika ASN yang mengikuti gerakan ini diwajibkan melakukan presensi dengan kode RL di lokasi sekolah anak mereka, dan disertai dokumen pendukung.

Kemendukbangga pun memberi apresiasi bagi 10 ayah yang membagikan foto atau video ke Instagram, saat mengantar anaknya, dengan menggunakan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, disertai men-tag akun Instagram @kemendukbangga_bkkbn, @birosdmkemendukbangga, serta @dithanrembkkbn.

Sebagai informasi, isu kehilangan peran atau sosok ayah dalam keluarga telah lama menjadi fenomena yang banyak terjadi di Tanah Air.

Oleh karena itu, melalui GATI, Kemendukbangga/BKKBN ingin memunculkan kesadaran jika kehadiran ayah pada proses tumbuh kembang anak sangatlah penting. Peran ayah juga menjadi kunci guna mewujudkan keluarga yang berkualitas serta melahirkan generasi-generasi berkarakter baik.