Otonomi Expo 2022, Kakao Jadi Komoditas Unggulan Kolaka Utara Yang Mendunia

Jakarta, GPriority.co.id– Stand Kabupaten Kolaka Utara turut memeriahkan penyelenggaraan Apkasi Otonomi Expo 2022 yang bertemakan Trade, Tourism and Investment, Pulihkan Ekonomi Daerah Melalui Jejaring Global itu berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) 20-22 Juli 2022.

Keikutsertaan Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara dalam Apkasi 2022 ini bertujuan untuk mempromosikan wilayahnya melalui potensi daerah Kolaka Utara.

Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Abbas, SE pada hari pertama penyelenggaraan expo memperkenalkan beberapa potensi unggulan, terutama dari sektor pertanian dan perkebunan. Kolaka Utara merupakan daerah penghasil buah kakao terbesar di Indonesia.

“Kami Kolaka Utara juga ada cengkeh, ada lada, merica, tapi potensi unggulan adalah kakao kalau kita bicara di sektor pertanian. Kalau kita bicara di sektor pertambangan, kami juga adalah daerah yang begitu besar potensi tambangnya, khususnya dari nikel.” Ungkapnya merinci potensi di Kolaka Utara.

Wakil Bupati Kolaka Utara sejak Agustus 2017 itu menyebutkan, potensi kakao di Kolaka Utara mencapai 74 ribu hektare, namun sebagian diantaranya memerlukan revitalisasi untuk meningkatkan produksi petani. Revitalisasi kakao sendiri merupakan program Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara untuk meremajakan pohon-pohon kakao yang sudah terlalu tua.

Adapun tanaman kakao yang harus direvitalisasi adalah yang telah berusia di atas 20 tahun. Selain revitalisasi, Pemkab Kolaka Utara juga memberi bantuan bibit tanaman kepada petani.

Mengenai pemasaran, ia menyatakan kakao Kolaka Utara telah diekspor hingga ke mancanegara seperti Perancis, Belanda, Turki, Jepang, dan beberapa negara lainnya. Diketahui produksi kakao pada tahun 2021 mencapai lebih dari 50.000 ton.

Dirinya pun berharap agar potensi daerah di sektor pertanian khususnya buah kakako minimal dapat dipertahankan.

“Target ke depan bagaimana produksi ini minimal dipertahankan karena pemerintah pusat juga cukup mensupport kita, khususnya dari menteri pertanian yang telah membantu memberikan fasilitas, seperti bibit dan lainnya.” Jelasnya.

Ia pun cukup bangga karena aktivitas pertanian tidak terpengaruh selama pandemi melanda. Sebab menurutnya sektor pertanian Kolaka Utara cukup kuat ditambah kebutuhan dunia pada produk-produk pertanian juga meningkat.

“Tadi saya sampaikan bahwa kalau kita bicara pandemi yang dua tahun terakhir ini menghantam negara dan dunia. Kami dari Kolaka Utara khususnya di daerah yang aktivitasnya lewat sektor pertanian, tidak terlalu terpengaruh oleh pandemi. Karena aktivitas pertanian tetap berjalan. Malah kalau kita bicara harga-harga komoditi yang saya lihat semakin naik selama pandemi.” ungkapnya lagi.

APKASI Otonomi Expo 2022 merupakan salah satu strategi dalam rangka upaya pemulihan ekonomi daerah yang diharapkan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional. (Vn.Foto.Hs)

Related posts