Pemda Nunukan Memberikan Suport Agar Pengukuran di Titik Batas OBP Segera Tuntas

Jakarta,Gpriority-Kamis (12/3/2020) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar sosialisasi hasil penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) Sektor Timur di Provinsi Kalimantan Utara.

Acara sendiri di hadiri oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo, Direktorat Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Bambang, Dirtopat Mabes TNI Asep, Kepala Biro Pengelola Perbatasan Negara Setprov Kalimantan Utara Samuel ST Padan, Sekretaris Daerah (sekda) Nunukan Serfianus dan camat-camat yang berada di wilayah perbatasan di Kalimantan Utara.

Dijelaskan oleh Serfianus acara ini sangat bagus sekali apalagi Nunukan masuk ke dalam masalah OBP sektor Timur. “ Pemda Nunukan mengucapkan terima kasih sekali kepada pemerintah pusat yang sudah menyelesaikan dua segmen yakni Sebatik dan Sungai Simantipal tinggal tiga segmen lagi akan dilakukan pengukuran ulang di lapangan dan kami memberikan suport kepada tim supaya kegiatan untuk pengukuran di titik batas OBP segera tuntas. Kita berharap klaim tapal batas oleh Indonesia bisa dipertahankan,” ujar Serfianus.

Terkait dengan OBP Sebatik yang sudah selesai tetapi menimbulkan dampak seperti yang dikatakan oleh Camat sebatik Utara dan Barat, yakni Sebatik Utara ada wilayahnya yang masuk ke dalam Malaysia, sementara di Sebatik Barat beberapa wilayah Malaysia masuk ke mereka. Persoalan-persoalan ini pun sudah didiskusikan kepada Kemendagri dan menunggu saran-saran dari pemerintah pusat terkait dengan permasalahan ini.

Serfianus juga mengatakan sesuai dengan instruksi pemerintah pusat yang disampaikan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo bahwa setelah OBP Ini diselesaikan, maka daerah-daerah tersebut akan dibenahi sehingga penduduk di wilayah perbatasan menjadi semakin sejahtera.(Hs.Foto:hs)

Related posts