Pemerintah Cegah ASN Mudik Dan Pertimbangkan THR serta Gaji ke-13

Jakarta,gpriority-Guna mencegah penyebaran virus Corona ke berbagai daerah, Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan mudik Lebaran.

Aturan larangan mudik dituangkan ke dalam Surat Edaran Menpan RB Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah atau Mudik Bagi ASN Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Dijelaskan Sekretaris Kementerian PAN RB Dwi Wahyu Atmaji dalam video Conference pada Senin (30/3), surat edaran tersebut diterbitkan untuk memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran virus corona dengan partisipasi dari seluruh ASN.

Dwi juga mengatakan, ASN juga diminta untuk memberikan informasi kepada masyarakat di sekitar agar melakukan langkah serupa.(Hs)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengkaji kembali pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 ke Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tahun ini.
Hal ini disebabkan pemerintah sudah terlalu banyak mengeluarkan belanja untuk penanganan penyebaran pandemi virus corona atau covid-19 di Indonesia.

Menurut Sri Mulyani, tahun 2020 ini penerimaan negara cukup anjok, apalagi negara juga telah mengeluarkan paket stimulus ekonomi jilid satu dan dua. Belakangan, pemerintah mau tidak mau harus merogoh kocek lebih dalam hingga Rp405,1 triliun untuk penanganan dampak penyebaran virus corona. Kendati belum direalisasikan, namun kebijakan ini setidaknya sudah membuat geger.Sebab, pemerintah sampai harus mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang (perppu) karena perlu mengutak-atik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 yang sudah disiapkan. Bahkan, turut mengubah beberapa aturan lain, seperti amanah pembelian surat utang kepada Bank Indonesia (BI) hingga melebarkan defisit anggaran dari 3 persen ke 5 persen.(Hs)

Related posts