Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Indonesia mendesak pihak Apple agar segera merealisasikan investasi di 2025, agar iPhone 16 dapat segera dijual secara legal.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani.
“Ini menjadi pembahasan kita setiap hari dengan pihak Apple karena perbedaan waktu. Sebetulnya mereka sudah menyampaikan kepada kami secara tertulis. Tetapi memang baru melalui WA-nya dulu poin-poinnya, dan kami sudah sampaikan kepada Kementerian Perindustrian,” ujar Rosan.
Selanjutnya Rosan mengungkapkan, Apple akan menghadirkan vendor besar di Indonesia.
Sehingga diperkirakan Apple dapat menjual produknya senilai 1 miliar dollar AS, yang juga setara dengan investasi Apple di Indonesia.
“Mereka sudah memberikan secara detail. Ini adalah vendor pertama yang mereka bawa dan akan ada vendor-vendor lain. Karena dari satu iPhone 16 itu saja vendornya ada 320 vendor. Sedangkan di kita baru ada 1 (vendor) dan sangat-sangat kecil,” jelasnya.

Senada, Kementerian Perindustrian juga menggenjot realisasi investasi Apple di Indonesia pada 2025.
Hingga saat ini Rosan mengatakan jika pemerintah Indonesia sedang mendorong agar Apple dapat segera melakukan investasi di 2025 mendatang.
“Jadi ini sudah tinggal penyempurnaan karena secara tertulis mereka sudah berikan,” kata Rosan.
4 Asas Apple Untuk Investasi Di Indonesia

Sebelumnya Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan jika Apple harus memenuhi 4 asas untuk berinvestasi di Indonesia.
4 asas tersebut meliputi :
1. Perbandingan investasi Apple di negara selain Indonesia,
2. Perbandingan investasi perusahaan elektronik lain di Indonesia,
3. Penciptaan nilai tambah serta penerimaan negara,
4. Serta penciptaan lapangan kerja di Indonesia.
Foto : GPriority / Nindya Farhah Azzahrah
