Peringati May Day, Buruh Parepare Berharap Pelabuhan Tidak Ditutup

PAREPARE,Gpriority — Ratusan buruh yang tergabung dalam TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, memastikan diri tidak melakukan aksi dan gerakan dalam memperingati hari buruh Internasional (May Day) Sabtu, 1 Mey 2021 hari ini.

Itu disampaikan sekelompok buruh TKBM di Pelabuhan Nusantara, Sabtu, 30 April 2021 padi tadi, disela menunggu kedatangan Kapal Pelayaran di Dermaga Pelabuhan Nusantara Parepare.

Seperti yang ditutukan, Syahrul, buruh TKBM ini beralasan, kami tidak melakukan aksi dan gerakan maupun Unras, karena buruh TKBM tidak tergantung pada kebijakan May Day seperti buruh pabrik dan pekerja perusahaan umumnya.

“Komunitas buruh tidak bergantung pada Kebijakan May Day, melainkan pada kelancaran aktifitas di Pelabuhan, semakin tinggi dan lancarnya aktifitas di Pelabuhan maka semakin baik dan padat pula aktifitas kami, kita berharap, pemerintah tidak menutup Pelabuhan pada Minggu terakhir Ramadhan nantinya, sebagai mana bentuk pelarangan mudik” ungkap Syahrul.

Terpisah, Ketua TKBM Kota Parepare. H.Yasser Aslang, terkait hal ini, mengaku jika sekitar 765 Orang buruh TKBM kota Parepare, dari tahun tahun sebelumnya menyikapi May Day, Aktifitas Buruh di Pelabuhan Kota Parepare lebih pada koordinasi yang berorientasi pada tingkat kewenangan buruh di pelabuhan yang mengarah pada tingkat kesejahteraan buruh, khususnya Buruh pelabuhan..

“Selain itu buruh juga tetap diakomodir dalam berbagai program ketenaga kerjaan, seperti Kepesertaan BPJS Tenaga Kerja, keanggotaan Koperasi TKBM, dan pemberian santunan kerja pada hari Raya keagamaan seperti Ramadhan dan Natal” ungkap pria yang akrab disapa pak Bogar ini.

Sekaitan dengan peringatan May Day besok, buruh TKBM khususnya, selama ini tidak beraviliasi dengan kepentingan ketenaga kerjaan seperti pekerja swasta lainnya, sehingga peringatan hari buruh Internasional (May Day) tidak memberikan pengaruh besar pada aktifitas mereka.(AE)

Related posts