Tari Kedidi, Tarian Adat Khas Bangka Belitung

Bangka Belitung memiliki beberapa tari tradisi yang berkembang dari akar budaya rumpun Melayu, seperti Tari Campak, Gambus dan Zapin. Berbeda dengan Tari Kedidi, tari ini memiliki gerakan unik yang diadaptasi dari gerakan burung kedidi yang banyak dijumpai di desa-desa Bangka Belitung.

Burung Kedidi adalah sejenis burung yang suka hidup berkelompok serta mempunyai keunikan dalam pola kehidupannya, terutama saat bermain-main dengan sesama teman serta ulah tingkahnya ketika mereka mencari makanan di tepi pantai. Burung kedidi memiliki warna bulu putih, paruh seperti bebek dan ekor yang bergerak gerak.

Tari Kedidi merupakan tari penghibur, perpaduan musik dan gerak yang sangat dinamis. Biasanya, Tari Kedidi dilakukan pada tanggal 13,14, dan 15 setiap bulannya oleh para muda mudi. Tarian ini semakin menarik karena diiringi dengan musik dambus serta terlihat perpaduan unsur silat dan juga gerak pedang.

Tak jarang pula Tari Kedidi di pertandingkan sehingga terus memicu improvisasi gerak pribadi namun tetap tidak meninggalkan gerak dasarnya yakni gerak Burung Kedidi yang di dominasi dengan nuansa lincah, lembut, genit dan gagah. (VIA)

Related posts