Tahun 2023 Kemenkes Fokus 6 Pilar Transformasi Kesehatan Indonesia

Jakarta,GPriority.co.id-Selama 2 hari (23-24) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di JCC, Jakarta.

Rakernas yang mengangkat tema “Harmoni Transformasi Kesehatan Pusat dan Daerah” dibuka secara langsung oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kamis (23/2/2023). Dalam sambutannya Menkes Budi mengatakan, di tahun 2023 Kemenkes RI akan fokus pada percepatan enam pilar transformasi layanan kesehatan.

Adapun enam pilar tranformasi kesehatan yang dimaksud: Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan.

“Untuk transformasi layanan primer, Kemenkes telah berkoordinasi dengan RW untuk menyediakan posyandu primer. Sedangkan puskesmas, saya meminta kepada Dinkes diseluruh daerah untuk menyediakannya minimal 1. Untuk mempercepat transformasi Kemenkes sudah menyediakan Rp. 26 triliun yang bisa diambil dari DAU,” jelas Budi Gunadi Sadikin.

Bicara mengenai tranformasi rujukan, Kemenkes meminta kepada Dinkes seluruh daerah agar setiap RS bisa melakukan cathlab, tatalaksana penyakit tidak menular baik jantung dan kanker serta Skrining kanker dengan PETscan dan MRI.

Menkes juga meminta agar harga obat Indonesia harus lebih murah sehingga menggunakan obat dan alkes dalam negeri menjadi acuan utama seusia instruksi Presiden Jokowi.

Terkait dengan tenaga medis, Menkes Budi mengatakan, jumlah nakes merata di seluruh Indonesia (no one left behind). “Namun yang masih memprihatinkan adalah jumlah dokter spesialis. Inilah yang akan kami genjot dengan universitas kedokteran diseluruh Indonesia,” jelas Menkes.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes meminta agar sinergi pusat dan daerah terus berjalan sehingga jumlah penderita lebih sedikit dibandingkan yang sembuh. “Kita telah membuktikan dengan gotong royong, Covid-19 semakin menurun dan memasuki masa endemi. Jadi tak perlu lagi untuk melakukannya demi Indonesia sehat menuju 2045,” tutur Menkes Budi menutup sambutannya.(Hs.Foto:Hs)