Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Pariwisata Kemenparekraf Menggandeng Kemenaker

Jakarta, Gpriority- Guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan melakukan kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Untuk itulah pada Rabu (24/2/2021) Menteri Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi kantor Kementerian Tenaga Kerja untuk menemui Menteri Ida Fauziah.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Ida Fauziyah.Ada beberapa program yang akan dijalankan dalam jangka menengah dan panjang. Salah satunya adalah mendorong para pekerja migran Indonesia di luar negeri sebagai duta pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga mengatakan, dalam pertemuan itu dibahas tentang upaya bersama dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja pariwisata. “Menparekraf mengapresiasi berbagai program unggulan yang dijalankan Kemenaker dalam upaya menciptakan tenaga kerja terampil pada sektor pariwisata. Diantaranya menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas.Saya kagum dengan hadirnya BLK Komunitas ini karena betul-betul langsung ada di tengah masyarakat guna memberikan peningkatan pelayanan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita harus berkolaborasi untuk meningkatkan kompetensi,” kata Sandiaga.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati kedua belah pihak akan saling berkolaborasi dan memperkuat data penyerapan tenaga kerja bidang pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat dijadikan dasar dalam membuat kebijakan.

“Kami juga sepakat untuk berbagi data yang dikembangkan di Sisnaker (Sistem informasi ketenagakerjaan), dan kami juga sedang mengembangkan melalui pusdatin (pusat data dan informasi). Melalui big data ini kita bisa berkolaborasi agar intervensi-intervensi berbasis kebijakan data ini bisa di eksekusi dengan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” kata Sandiaga.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyampaikan bahwa sinergi antara Kemenaker dan Kemenparekraf sudah berjalan dan akan diperkuat.

“Kami akan intervensi untuk peningkatan SDM terutama di 5 destinasi super prioritas. Kami akan memberikan layanan di BLK UPTP, kemudian kami juga membangun BLK komunitas yang berbasis kejuruan pariwisata atau perhotelan. Sampai tahun 2021, kami sudah punya 2.027 BLK komunitas. Dan untuk daerah-daerah yang menjadi penyangga destinasi kami perkuat dengan jurusan perhotelan,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Terkait upaya mendorong pekerja migran Indonesia sebagai duta wisata dan ekonomi kreatif Indonesia, Ida mengatakan sudah ada MoU antara Kemenaker dan Kemenparekraf. (Hs.Foto.dok.Kombik Kemenparekraf)

Related posts