Tingkatkan Sektor Wisata, Disparpora Berikan Pelatihan kepada Pegiat Wisata di Aceh Tamiang

Aceh, GPriority.co.id – Dalam rangka menciptakan pengelolaan kepariwisataan yang profesional dan handal ditiap Desa di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kabupaten setempat memberikan pelatihan kepada penggiat wisata di kabupaten itu.

Dalam pelatihan yang dilaksanakan di aula Cafe WD bilangan Karang Baru tersebut sedikitnya diikuti sebanyak 40 orang Pegiat Wisata dari beberapa desa di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Farij mengatakan, Aceh Tamiang memiliki banyak tempat yang memiliki potensi wisata.

Untuk mengembangkan wisata, Farij mengaku, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, butuh dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat setempat.

Atas dasar tersebut, kata Farij, pihaknya mesti melakukan upaya merangkul serta mengajak masyarakat untuk sadar akan wisata. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memberikan pelatihan pemberdayaan masyarakat disektor pengelolaan destinasi pariwisata.

Pelatihan pemberdayaan masyarakkat dalam pengelolaan destinasi pariwisata, Farij menyebut, bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata serta memperkenalkan objek-objek yang ada di desa masing-masing melalui promosi.

Para peserta Pegiat Wisata sedang mengikuti pelatihan pengelolaan pariwisata oleh Disparpora Aceh Tamiang. Foto: Zulfitra/GPriortiy

Untuk itu, dalam pelatihan ini pihaknya tetap melibatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada.

“Dan juga Datok Penghulu Kampung (Kades) dan para Ketua Badan Usaha Milik Kampung,” kata Farij, Senin, 1 Juli 2024.

Ia mengungkap, dari 40 orang total peserta yang mengikuti pelatihan ini, kesemuanya merupakan utusan dari desa yang memiliki objek kepariwisataan sejak dari hulu hingga hilir Kabupaten Aceh Tamiang.

Farij berharap, pasca pelatihan ini para penggiat wisata dapat lebih profesional dalam pengelolaan destinasi wisata dengan tujuan agar objek wisata yang ada di Aceh Tamiang bisa dikenal hingga ke daerah lain dan menjadi tujuan wisatawan.

“Destinasi wisata sukses bukan hanya ditentukan oleh keindahan alam atau daya tarik budayanya saja, tetapi juga oleh tatakelola destinasi yang efektif dan berkelanjutan,” ungkap Farij.

Sementara itu Kabid Pariwisata, Tamrindu Lubis, menambahkan, dalam melakukan tatakelola destinasi wisata juga harus didukung oleh manajemen SDA, Sosial, dan Ekonomi yang memadai.

Ia menilai, untuk menjadikan destinasi wisata yang maju dan berkembang harus didukung dengan polesan-polesan tangan terampil dan berpengalaman.

“Dan mesti melibatkan komunitas lokal dalam kegiatan melestarikan lingkungan,” ujar Tamrin.

Foto: Gpriority/Zulfitra